Parigi, Sulteng (ANTARA) -
"Sebagai kepala satuan pendidikan, kepala sekolah berperan strategis meningkatkan mutu pendidikan, mulai dari sumber daya guru hingga tenaga pendukung lainnya agar proses pembelajaran kepada siswa/siswi semakin optimal," kata Samsurizal di Parigi, Selasa.
Ia menjelaskan pendidik sebagai garda terdepan harus memperhatikan kemajuan pendidikan, sebab pendidikan merupakan hal utama dalam mencerdaskan, membesarkan dan memajukan daerah, bangsa dan negara.
Oleh karena itu, tugas-tugas dan pengelolaan program harus tercipta sinergi di lingkungan sekolah agar pelaksanaannya berjalan sesuai dengan target-target ke depan, termasuk pengelolaan dana operasional sekolah (BOS).
"Mereka yang menepati tempat baru harus menunjukkan kinerja yang baik dengan penuh rasa tanggung jawab, karena tugas tambahan diberikan adalah amanat dan wajib dijalankan sesuai aturan perundang-undangan," ujar Samsurizal.
Berbagai program Pemerintah Pusat dalam rangka mewujudkan capaian visi pendidikan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian, pemda wajib pula mendukung dan menerjemahkan sesuai arah kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Dari berbagai program tersebut, kini hadir program sekolah penggerak dan Parigi Moutong, salah satu daerah di Sulteng yang terlibat dikuatkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) sekolah inovatif.
Dalam program tersebut, dibutuhkan peran aktif kepala sekolah, sehingga masing-masing kepala sekolah memiliki peluang ikut mendaftar menjadi salah satu sekolah penggerak dalam rangka mengejar target merdeka belajar sebagai bentuk transformasi perbaikan sistem pendidikan.
"Kami berharap melalui program tersebut, pendidik dapat melakukan pengembangan metode pembelajaran guna mencerdaskan siswa/siswi. Selain itu, sektor pendidikan merupakan hal yang sangat vital, sehingga perlu digenjot pendidikan merata guna mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) mumpuni dalam melanjutkan pembangunan daerah ke depan," kata Samsurizal.
