Penyuluhan KB perkuat pembinaan pengendalian penduduk Poso

id poso,KB,peyuluhan KB

Wakil Bupati Kabupaten Poso, Samsuri menyerahkan piala dan penghargaan kepada petugas Keluarga Berencana yang berjasa dalam pembentukan kampung KB di Poso. (Antaranews/Humas Pemda Poso)

Poso (ANTARA) - Jambore Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah meningkatkan pembinaan pengendalian penduduk di kabupaten itu.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Poso Djani Moula, di Poso mengatakan, dalam melaksanakan tugas pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana, instansi yang berada dalam naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini memiliki fungsi  pembinaan, pembimbingan serta memfasilitasi pengendalian penduduk dan penyelenggaraan KB.

“Sebagai instansi terkait, kami juga memiliki tugas dan funsgi menyelenggarakan pendayagunaan petugas lamangan KB (PLKB) yang merupakan era baru demi suksesnya program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” ujar Djani.

Kegiatan kemah bertajuk jambore penyuluhan keluarga berencana mengikut sertakan 50 orang petugas KB dan 19 orang petugas lapangan KB se-Kabupaten Poso berlangsung selama dua hari di pantai Karang Desa Malei Tojo, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-Una.

Berdasarkan standar yang berlaku secara nasional, bahwa satu PKB/PLBK hanya melayani dua desa guna memaksimalkan pengedalian serta penyelenggaraan keluarga berencana.

“Kabupaten Poso sudah memenuhi standar yang disayaratkan secara nasional disbanding dengan kabupaten-kabupaten lainnya, seperti Tolitili dan Donggala yang melayani hingga lima desa,” tambahnya.

Wakil Bupati Poso Samsuri  menjelaskan, berdasarkan Undang-Undnag  Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mengamanatkan bahwa untuk mencapai sasaran pembangunan nasional adalah  meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sejalan dengan nawa cita Presiden  yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

Maka, pemerintah daerah mengupayakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi para petugas KB agar dapat saling bersinergi, berkoordinasi, berkomunikasi serta berkonsultasi dalam mengembangkan pengetahuan serta inovasi lewat berbagi pengalaman.

“Petugas KB maupun petugas salangan merupakan ujung tombak program keluarga berencana dan pembangunan penduduk untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat , sehingga perlu kerja-kerja rasional serta mengedepankan pelayanan dan pendmpinan yang baik dan ini bagian dari integral pembangunan kesejahteraan masyarakat,” harap Wabub.

Dalam kegiatan itu dilaksanakan pemberian penghargaan bagi petugas yang dinilai berhasil dalam pembentukan kampung KB, diantaranya Desa Bulili, Kecamatan Lore Selatan dan Penghargaan bagi Balai Penyuluh KB terbaik diraih Kecamatan Poso Kota.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar