Wabub Poso: Kebersamaan dan toleransi kunci perdamaian

id Poso, perdamaian, pekan poso

Wakil Bupati Kabupaten Poso Samsuri (kiri) sebagai pembicara dikegiatan seminar yang bertajuk Berbincang dengan Khafilah Pejuang Perdamaian Poso. (Antaranews/Humas Pemkab Poso)

Poso (ANTARA) - Wakil Bupati Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah Samsuri mengatakan, kebersamaan dan toleransi menjadi kunci utama perdamaian. 

"Kita hidup dengan penuh keberagaman, maka jadikanlah keragaman ini sebagai anugerah untuk membangun daerah yang berkelanjutan, " kata Samsuri saat membuka seminar yang bertajuk Berbincang dengan Khafilah Pejuang Perdamaian Poso, di Poso, pekan lalu. 

Kebersamaan dan toleransi antarumat beragama suatu nilai yang tidak dapat diukur dengan materi. Perdamaian tercipta karena kuatnya tali persaudaraan di dalam kehidupan bermasyarakat. 

Dalam kegiatan dialog itu dihadiri tokoh nasrani, tokoh muslim, akademisi serta mahasiswa dan pelajar se-Kota Poso dengan tema 'Merajut perdamaian di Poso untuk Indonesia".

Wabub berharap, melalui seminar itu dapat dijadikan pemahaman dan pelajaran tentang pentingnya membangun kebersamaan seluruh masyarakat yang mendiami Bumi Sintuwu Maroso agar perdamaian yang hakiki terwujud sesuai visi dan misi pemerintah setenpat yakni mewujudkan Kabupaten Poso yang damai, adil dan sejahtera serta didukung sumber daya manusia yang handal dan bermartabat.

"Kita memiliki kekayaan dan keindahan alam yang tidak kalah dengan daerah lain sebagai aset daerah, olehnya dibutuhkan dukungan serta sinergitas semua pihak membangun daerah ini kearah lebih baik, " harapnya. 

Direktur Wisdom Institut Lukman Thahir memaparkan, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai sarana menyuarakan perdamaian Poso.

"Dari dialog ini kami menujukan bahwa Poso adalah daerah yang aman dan damai serta kondusif jauh dari kesan buruk," tutur Lukman yang juga akademisi. 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar