TKD Parigi Moutong deklarasi pemenangan Jokowi-Ma'ruf

id Deklarasi, jokowi-maruf, pemilu, Parimo, politik

Tim kampanye daerah bersama masa pendukung dan simpatisan mengucapkan kata-lata deklarasi pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Parigi, Sabtu (23/3). (Antaranews Sulteng/Moh Ridwan)

Kita harus cerdas menyaring informasi, harus diperhatikan betul kebenarannya
Parigi (ANTARA) - Tim Kampanye Daerah Calon Presiden/Wakil Presiden 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah koalisi Indonesia kerja mendeklarasikan pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.



"Kami sebagai koalisi pengusung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sengaja mengambil inisiatif ini untuk memperkenalkan kandidat kami kepada masyarakat," kata Ketua Koalisi Daerah Parigi Moutong Taufik Borman saat deklarasi, di Parigi, Sabtu petang. 


Di hadapan para pendukung dan simpatisan, Taufik menyebut 10 partai pengusung dan pendukung di kabupaten itu siap memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pemilu 17 April mendatang. 



Dia mengajak seluruh kader partai pendukung maupun simpatisan terus melakukan konsolidasi hingga ke polosok sehingga bisa mendulang suara terbanyak. 



"Program kerja yang sudah diterapkan Joko Widodo saat ini sudah kita rasakan manfaatnya, mulai dari intervensi dana desa hingga pembangunan infrastruktur lainnya," kata Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong ini. 



Deklarasi pemenangan Capres-Cawapres nomor urut 01 dihadiri para petinggi partai pengusung dan pendukung di kabupaten tersebut. 



Wakil Sekretaris Tim Kampanye Daerah Sulawesi Tengah Mahfud Masuara memaparkan, tim kampanye daerah Capres-Cawapres nomor urut 01 di seluruh tanah air sedang fokus memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres nanti. 



Kader Partai Perindo besutan Hary Tanoesoedibjo ini juga mengajak seluruh masa pendukung dan simpatisan di tingkat daerah agar menangkal isu dan informasi yang tidak jelas sumbernya beredar di publik. 



Termasuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, serta turut menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi dengan menyejukan suasana politik serta menjaga keamanan dan ketertiban. 



"Kita harus cerdas menyaring informasi, harus diperhatikan betul kebenarannya," tutur mantan ketua KPU Kabupaten Donggala ini.***
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar