Asrama haji transit Palu siap tampung CJH

id haji,sulteng

Dokumentasi, Jamaah Haji Sulawesi Tengah yang tergabung dala Kloter 3 Bpn saat tiba dan diterima oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Transit Palu (sulteng.kemenag.go.id)

Palu,  (Antaranews Sulteng) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan asrama haji transit Palu telah siap menampung calon jamaah haji (CJH) dari 13 kabupate/kota sebelum diberangkatkan ke embarkasi Balikpapan menuju Mekkah, Arab Saudi.

"Semuanya telah siap, karena komposisi tahun 2018 ini tidak berbeda dengan 2017 lalu," kata seorang pejabat Kanwil Kemenag Sulteng Arifin di Palu, Rabu.

Dia menjelaskan jumlah kuota CJH Sulteng tahun 2018 sebanyak 1.987 orang, ditambah 13 Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) menjadi total 2.011 orang.

Para jamaah terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 05, 06, 07, 08 dan 09 untuk Embarkasi Balikpapan.

"Masing-masing kloter sebanyak 450 orang," ujarnya.

Kata dia, asrama haji transit Palu awalnya didesain untuk kebutuhan 350 orang per kloter, namun karena ada ketambahan kuota sejak 2017 lalu, maka secara teknis dilakukan penambahan tempat tidur bagi calon haji.

Baca juga: MUI: JCH jangan memaksakan cium hajar aswad
Baca juga: Parigi Moutong berangkatkan 138 calon haji


"Saat ini sedang dalam proses pembangunan untuk peningkatan kapasitas asrama," katanya.

Terkait dengan pekerjaan dalam asrama saat ini, Arifin menegaskan bahwa hal itu tidak menjadi masalah dalam pelayanan kepada jamaah karena secara teknis semua telah dipersiapkan secara profesional dengan kerjasama lintas sektoral.

"Kanwil Kemenag Sulteng akan memberikan layanan secara maksimal bagi jamaah haji tahun 2018 ini," jelas Arifin.

Dia mencontohkan untuk urusan kesehatan CJH dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan urusan keamanan oleh Polda Sulteng. Selain itu, pihaknya sejak awal sudah menghimbau kepada para CJH untuk tidak membawa barang lebih dari 32 kilogram, sesuai dengan aturan maskapai.

Pemerintah Provinsi Sulteng bersama pemerintah kabupaten/kota menetapkan biaya domestik calon jemaah haji (CJH) tahun 2018 sebesar Rp1.695.540 per orang.

Biaya domestik itu terbagi atas 70 persen pemerintah provinsi dan 30 persen pemerintah kabupaten/kota.

Biaya itu turun dari tahun sebelumnya, setelah terjadi penawaran dengan penyedia jasa maskapai. Tahun 2017 lalu, biaya domestik haji Rp2.232.000 perorang. 

Baca juga: Kemenag Sulteng optimalkan pelayanan calon haji
Baca juga: Kemenag: jamaah agar hati-hati saat menemukan barang
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar