Korban bencana Palu ciptakan bilik desinfektan cegah COVID-19

id COVID-19 Palu

Korban bencana Palu ciptakan bilik desinfektan cegah COVID-19

Dua pekerja dari tim kreatif Milenium Incorporasi mengerjakan pembuatan bilik desinfektan di Palu, Minggu (29/3), guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu. (HO-Milenium Inc.)

Ini teman-teman korban bencana yang rumahnya dulu hancur karena bencana 28 September 2018 menciptakan ruang desinfektan. Ini karya UKM lokal
Palu (ANTARA) - Sejumlah warga korban bencana Palu yang tergabung dalam tim kreatif  Milenium Incorporation menciptakan bilik desinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

"Ini teman-teman korban bencana yang rumahnya dulu hancur karena bencana 28 September 2018 menciptakan ruang desinfektan. Ini karya UKM lokal," kata Direktur Milenial Inc, Wijaya Candra di Palu, Minggu.

Dia mengatakan dampak pandemi corona saat ini menyebabkan banyak karyawan istirahat bekerja dari perusahaan, sementara mereka memiliki keterampilan, sehingga menciptakan kreasi baru, salah satunya  ruang desinfektan guna mencegah penyebaran virus corona.

Ruang desinfektan tersebut terbuat dari rangka besi dengan dinding plastik transparan seluas sekitar 1 × 1,5 meter yang terhubung aliran listrik dan chamber desinfektan.

Dari atas ruang kecil itulah muncul semburan menyerupai uap berisi desinfektan ke seluruh tubuh.

"Kita masih pakai saklar biasa, belum otomatis," katanya.

Wijaya mengatakan karya tersebut rencananya akan diuji coba di ruang publik seperti pintu masuk rumah sakit dan toko.

"Satu buah saya mau pasang di toko saya karena banyak pelanggan sehingga kita tidak perlu lagi menyiapkan tempat cuci tangan, cukup masuk di ruang ini langsung disemprotkan desinfektan ke seluruh tubuh," katanya.

Wijaya mengatakan dirinya mengajak sejumlah korban bencana yang saat ini sedang menganggur karena pembatasan interaksi sosial untuk mengerjakan karya tersebut dan berhasil ujicobanya.

Dia mengatakan karya tersebut rencananya akan dipasarkan sehingga para pekerjanya dapat tambahan penghasilan di tengah pandemi corona dan terbatasnya interaksi sosial.

"Kami mengerjakan ini karena terpanggil di tengah suasana sulit seperti sekarang. Semoga kita segera pulih," katanya.

Sebelumnya Wijaya Candra yang juga Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyalurkan sejumlah bantuan berupa alat pelindung diri (APD) ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

"Tadi kami juga salurkan APD ke Rumah Sakit Madani dan Rumah Sakit Wirabuana," katanya.

Bantuan tersebut berupa masker N95, jas hujan, pelindung kaki, pembungkus plastik steril dan kacamata pelindung.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar