PPID: Sorotan kepada Bupati Poso Darmin Sigilipu melewati batas

id Poso,darmin sigilipu

Bupati Poso Darmin Sigilipu dan Wabub Samsuri (kiri) (Antaranews Sulteng/PPID Poso)

Poso (ANTARA) - Berbagai postingan masyarakat di media sosial yang menyorot Bupati Poso Kol. Mar (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu akhir-akhir ini dengan berbagai tuduhan tidak benar di antaranya sangkaan perselingkuhan, sejumlah tokoh penting di Poso mulai angkat bicara. 

Menurut mereka maraknya berbagai informasi yang ditujukan kepada orang orang nomor satu di Poso itu telah melewati batas kewajaran. 

Salah satu tokoh penting yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan bahwa niat tulus Bupati Poso untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN di kabupaten Poso rupanya justru menjadi masalah bagi sebagian orang, demikian siaran pers PPID Poso yang dikutip di Palu, Rabu.

Alasannya, sejak mantan Pasukan Garuda XII Di Kamboja itu diberi kepercayaan rakyat memegang tampuk pemerintahan di Poso bersama Wakilnya Ir. Samsuri. Msi, dan melakukan pembenahan/penataan dan pembersihan birokrasi untuk menjadikan Poso bebas dari KKN, ia malah menuai tantangan besar yang datang silih berganti. 

Mulai dari terkuaknya kasus-kasus korupsi, aset daerah dan pengelolaan keuangan daerah yang tidak sesuai serta berbagai kebijakan penatakelolaan keuangan selama ini, seakan-akan Bupati Poso sebagai penyebabnya. 

Oleh sebab itu, kata Darmin Sigilipu, mereka yang selama ini menikmati keuntungan dari praktek-praktek kotor tersebut menilai kebijakan bupati ini sebagai suatu tantangan dan musuh bersama guna membungkam praktek-praktek KKN yang selama ini terbangun rapih dan telah menguntungkan kelompok tertentu sehingga aromanya tidak tercium oleh para penegak hukum termasuk KPK dan publik.

Menanggapi terpaan terhadap dirinya, Bupati Darmin menyikapinya dengan santai. Ia mengatakan 'kita bekerja saja dengan baik untuk rakyat Poso. Kita tidak perlu mencari siapa yang salah.'

Ia mengaku ingin menata dan melakukan perubahan agar Poso lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera. 

"Mari kita berjuang bersama dan melakukan karya terbaik bagi masa depan tana Poso," ujarnya.

Namun entah kenapa, justru langkah tegas Bupati Darmin untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh itu, membuat sebagian orang merasa terancam bahkan panik sehingga merasa perlu untuk melakukan serangan menjatuhkan kredibilitasnya. 

Memang dari sisi pemerintahan tidak memiliki cela untuk diserang, sehingga satu-satunya cara yang dilakukan adalah melalui isu moralitas. Pertanyaannya, mungkinkah gerakan propaganda anti-Darmin ini terstruktur, sistematis dan masif (TSM)?.

Menurut tokoh itu, masih hangat dalam ingatan kita bagaimana isu yang menerpa bupati Darmin ketika hendak memulai niat tulus untuk menjawab harapan masyarakat membangun daerah dimana ia dibesarkan. 
Bupati Poso Darmin Sigilipu saat mengunjungi penyandang cacat dan masyarakat kurang mampu (Antaranews Sulteng/PPID Poso)

Mulai dari pembangunan proyek-proyek infrastruktur dalam Kota Poso dan Tentena, Penataan Danau Poso, Pembangunan patung Kruyt-DR. Adriani sebagai wujud penghargaan sebagai tokoh yang berjasa dalam pekabaran Injil dan misi pendidikan di tana Poso, Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Sampah modern, Pembangunan/ Penataan Ruang Terbuka Hijau, Pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan Kayamanya-Bonesompe yang saat ini tengah dikerjakan, bahkan berbagai proyek yang berbasis ekonomi kerakyatan terus dipayakan secara berkeadilan di seluruh wilayah.

Sedangkan dari sisi Index Pembangunan Manusia (IPM) yang meliputi bidang kesehatan dan pendidikan serta pengentasan kemiskinan telah mengalami kemajuan yang signifikan, sebagai contoh, saat ini Rumah Sakit Umum Daerah Poso telah terakreditasi dengan memperoleh pengakuan madya bintang tiga, serta dari 24 Puskesmas yang ada di Kabupaten Poso, 15 di antaranya telah terakreditasi, dan sisanya ditargetkan pada tahun 2020 seluruh Puskesmas sudah terakreditasi , sehingga dengan status ini secara otomatis pelayanan kesehatan terhadap masyarakatpun akan semakin baik dan berkualitas. 

Selain itu, atas prestasinya, sejumlah penghargaanpun telah diterima mantan Danyon Marinir itu sejak memimpin Poso di antaranya Juara 4 Tingkat Nasional dari 516 kabupaten/kota di Indonesia, penghargaan Rekor Muri Indonesia Dihatiku, juara 1 luas tanam padi jagung se-Sulawesi Tengah, dan masih banyak lagi prestasi di bidang pemerintahan dan pembangunan dibawa kepemimpinan duet Darmin-Samsuri.

Keberhasilan ini kata bupati, tidak lepas dari kerja sama semua pihak serta partisipasi nyata seluruh masyarakat Poso. Kedepan masih banyak lagi pekerjaan yang harus segera kita wujudkan guna menjawab harapan masyarakat, tuturnya. 

Sejumlah tokohpun mengaku bahwa keberhasilan pemerintah daerah yang di nakhodai Darmin-Samsuri secara umum telah menunjukan kemajuan yang luar biasa dan telah dirasakan serta disaksikan langsung manfaatnya oleh masyarakat banyak. Mereka berharap agar kita semua terus bergandengan tangan, perbedaan merupakan dinamika kehidupan yang harus disikapi secara positif untuk dijadikan kekuatan bersama membangun tana Poso yang lebih baik lagi dimasa datang. Syalam Cerdas, Sintuwu maroso!!!!. (PPID Poso/AS) 
 
Bupati Poso Darmin Sigilipu bersama Ketua Umum Sinode GKST Pdt. Jetroson Rence, M.Th (kiri) (Antaranews Sulteng/PPID Poso)
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar