Bulog sarankan warga Sulteng manfaatkan RPK peroleh beras SPHP

id Sphp, RPK, Bulog, bahan pangan, bahan pokok, Sulteng, heriswan

Bulog sarankan warga Sulteng manfaatkan RPK peroleh beras SPHP

Ilustrasi - Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulteng Heriswan (kiri) dan pemerintah daerah meninjau stok beras SPHP di gudang logistik Bulog untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan. ANTARA/Kristina Natalia

Palu (ANTARA) -
Perum Bulog menyarankan warga di Provinsi Sulawesi Tengah manfaatkan Rumah Pangan Kita (RPK) untuk memperoleh beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai salah satu alternatif tekan lonjakan harga beras.


 


"Beras SPHP dapat menjadi solusi di tengah melonjaknya harga beras premium di pasaran yang kini mencapai Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram," kata Pimpinan Wilayah Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sulteng Heriswan di Palu, Senin.


 


Menurut data Bulog ada sekitar 1.600 gerai RPK tersebar di 13 kabupaten/kota di Sulteng yang beroperasi melayani penjualan produk-produk disediakan pemerintah diantaranya beras, gula pasir maupun daging beku.


 


Koperasi di Kantor Bulog Sulteng juga melayani penjualan beras SPHP sehingga masyarakat lebih mudah mengakses produk bersubsidi tersebut.


 


"Beras SPHP adalah beras kualitas premium kelas empat, rasanya tidak kalah enak dengan beras premium yang beredar di pasaran. Harga produk ini jauh lebih murah Rp10.900 per kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah," ujarnya.


 


Oleh sebab itu masyarakat diminta tidak perlu khawatir karena stok beras di gudang logistik Bulog sangat memadai, bahan ketahanannya lebih dari cukup untuk konsumsi warga Sulteng.


 


"Kami berani menjamin ketersediaan stok sampai dengan Desember 2024. Kami juga mendapat dukungan tambahan beras impor 9.000 ton dari Vietnam, saat ini sudah tiba 4.500 ton di Sulteng dan sisanya menyusul 4.500 ton," tutur Heriswan.


 


Menurut dia di momen bulan suci Ramadhan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat di banding hari-hari biasa.


 


Oleh sebab itu masyarakat diimbau bijak berbelanja kebutuhan rumah tangga, supaya warga lainnya kebagian dan tidak mengganggu ketersediaan stok di pasaran.


 


"Sebagai bagian dari pemerintah, Bulog terus mengupayakan menjaga stabilitas harga bahan pangan menjelang lebaran dengan melakukan berbagai intervensi lapangan bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) melalui kegiatan operasi pasar, pangan murah, pasar murah hingga memenuhi kebutuhan RPK," ucapnya.


 


Ia menambahkan termasuk memasifkan penjualan produk pangan di warung komoditas pangan TPID yang baru diluncurkan di Pasar Masomba Kota Palu.