Pemkab Pamekasan siapkan empat wisata keluarga untuk Lebaran

id Wisata Keluarga Pamekasan

Objek wisata pohon mangrove di Pantai Talang Siring, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura. (Abd Aziz)

Kalau di Bukit Brukoh, pengunjung akan dimanja dengan pemandangan alam dari ketinggian. Warga bisa melihat pemandangan Kota Pamekasan dari atas bukit
Pamekasan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menyediakan empat sarana liburan keluarga untuk liburan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah tahun ini, dan semuanya merupakan objek wisata alam yang ada di wilayah itu.
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pemkab Pamekasan Ahmad Sjaifuddin di Pamekasan, Senin, mengatakan
 keempat lokasi obje wisata yang bisa dimanfaatan warga untuk mengisi libur Lebaran itu, masing-masing Partai Talang Siring, Pantai Jumiang, Bukit Brukoh, dan Api Tak Kunjung Padam.

"Keempat lokasi wisata ini memiliki keunikan dan keindahan alam tersendiri, sehingga cocok apabila dimanfaatkan warga Pamekasan yang sedang kembali ke kampung halamannya di Pamekasan," kata Sjaifuddin.

Di Pantai Talang Siring, panoraman alam yang bisa dinikmati adalah wisata pantai pohon mangrove yang baru selesai dipercantik oleh Pemkab Pamekasan.

Di Pantai Jumiang adalah objek wisata pantai, dan di Api Tak Kunjung Padam adalah objek wisata alam.

Warga yang datang ke objek wisata yang terletak di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan tersebut bisa berpesta ria dengan membakar jagung di api  abadi yang tak pernah padam dan keluar dari dalam tanah.

"Kalau di Bukit Brukoh, pengunjung akan dimanja dengan pemandangan alam dari ketinggian. Warga bisa melihat pemandangan Kota Pamekasan dari atas bukit," katanya.

Menurut Sjaifuddin, dari empat lokasi objek wisata keluarga yang ada di Pamekasan dua diantara terletak di sepanjang jalan provinsi penghubung empat kabupaten di Pamekasan, yakni wisata pohon mangrove di Pantai Talang Siring dan wisata Api Tak Kunjung Padam di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Pamekasan.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar