OJK dorong securities crowfunding untuk bantu permodalan UMKM Sulteng

id Sulteng,Sandi,Palu,Ppkm,OJK,OJK Sulteng

OJK dorong securities crowfunding  untuk bantu permodalan UMKM Sulteng

Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar. ANTARA/HO-OJK Sulteng

Palu (ANTARA) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Gamal Abdul Kahar mengatakan pandemi COVID-19 telah memukul keberlangsungan usaha para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulteng.

OJK mendorong securities crowfunding untuk membantu permodalan UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 di seluruh daerah di Sulteng.

"Sebagai salah satu bentuk dukungan kepada UMKM, khususnya dari sektor pasar modal, OJK telah menerbitkan aturan mengenai securities crowdfunding sebagai alternatif pendanaan bagi UMKM melalui instrumen pasar modal berbasis teknologi informasi," katanya di Kota Palu, Selasa.

Securities crowdfunding merupakan bentuk skema pembiayaan alternatif untuk penggalangan dana (raising fund) melalui pasar modal. Skema ini dinilai memudahkan bisnis atau seseorang dalam memperoleh pendanaan.

Ia menjelaskan manfaat securities crowdfunding bagi UMKM antara lain, pertama, menyediakan wadah bagi investor untuk melakukan investasi dengan skema patungan atau urunan dana dengan tujuan membantu aktivitas bisnis ataupun kegiatan usaha kecil seperti UMKM," katanya di Kota Palu, Selasa.

"Kedua, memberikan alternatif pendanaan melalui aktivitas bisnis di pasar modal berkonsep penawaran efek yang dapat dilakukan dengan tidak bertatap muka melainkan mengandalkan aplikasi atau platform digital yang disebut financial technology securities crowdfunding," ujarnya.

Ketiga, memperluas jenis pelaku usaha yang terlibat (penyelenggara) yang sebelumnya hanya terbatas badan hukum Perseroran Terbatas (PT), namun saat ini juga meliputi badan usaha seperti koperasi, Persekutuan Komanditer atau Commanditaire Vennootschaap (CV) dan firma.

"Keempat, memberikan kesempatan luas bagi investor ritel untuk berinvestasi khususnya bagi investor yang berdomisili dari daerah asal UMKM yang menerbitkan securities crowdfunding untuk pengembangan ekonomi di daerahnya masing-masing," ucapnya.