Palu (ANTARA) - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengajak umat Islam di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu menjadikan Idul Fitri 1446 Hijriah sebagai kesempatan untuk menebar kebaikan dan memperkuat kerukunan umat beragama.
"Di hari kemenangan ini, mari kita rayakan dengan suka cita, saling memaafkan kesalahan satu sama lain," kata dia di Palu, Selasa.
Dia menyatakan bahwa tidak ada kata lebih indah selain mengucapkan "Mohon maaf lahir dan batin" pada hari yang fitri ini, sebagai upaya untuk mempererat silaturahim antarsesama.
Dalam konteks sosial, dia menyatakan, Idul Fitri mengajarkan pentingnya masyarakat saling menghormati dan mencintai untuk menjaga perdamaian.
Idul Fitri, menurut dia, juga mengajarkan umat Islam untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, serta saling berbagi, termasuk saling memaafkan, baik kesalahan disengaja maupun tidak disengaja.
"Selama bulan suci Ramadhan, umat Muslim diperintahkan untuk menahan haus dan lapar, menahan nafsu, serta selalu berbuat kebaikan dan beribadah kepada AllahSWT. Maka, Idul Fitri menjadi hari untuk memetik kemenangan," ujarnya.
Ia berharap, dengan semangat Idul Fitri, kerukunan dan kedamaian dapat terus terjaga di Kota Palu serta dapat memperkuat hubungan antar-sesama warga.
Ia juga meminta warga senantiasa menjaga kebersihan, baik di lingkungan masing-masing, fasilitas umum, maupun tempat wisata, supaya kota ini selalu bersih dan indah dipandang mata.
"Kita semua adalah makhluk sosial, maka manfaatkan Idul Fitri untuk saling merangkul membangun keharmonisan keluarga, terlebih keharmonisan dalam bermasyarakat," demikian Hadianto.