Relawan Parimo bersihkan puing, jamaah masjid berdzikir

id parimo,dzikir,wabub

Sejumlah relawan asal Parigi Moutong mengikuti upacara persiapan turun lapangan membersihkan puing-puing opascagempa bumi di Parigi, Jumat (19/10) (Antaranews Sulteng/Humas Pemda Parimo)

Parigi (Antaranews Sulteng) - Memasuki hari kelima penanggulangan bencana tahap II di Palu, relawan Kabupaten Parigi Moutong 'Sulteng Bangkit' kembali turun ke lapangan, Jumat, untuk membersihkan puing-puing bangunan pasca gempa, tsunami dan likuifaksi.

Tim Relawan Parimo bergabung dengan satuan kompi TNI dan sebelum turun, relawan mendapat pembekalan terkait kegiatan yang akan mereka lakukan.

Koordinator Relawan Ismet Ibrahim berpesan agar tim relawan fokus pada titik pekerjaan yang telah ditentukan.

"Pak bupati menerima laporan ada relawan yang kerjanya pindah-pindah tempat, tidak fokus di satu titik. Saya minta ini jangan terulang, karena saya ditegur pimpinan," ujarnya.

Sementara itu, ratusan jamaah mengikuti dzikir dan doa bersama di Masjid At-Taqwa,  Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi sebagai bentuk muhasabah sekaligus memanjatkan doa agar dijauhkan dari bala dan musibah. 

Wakil Bupati Parigi Moutong H Badrun Nggai SE,  mengajak seluruh jamaah untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, memanjatkan doa agar dijauhkan dari musibah. 

Menurut Wabup, musibah yang terjadi belum lama ini di Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong menjadi pelajaran bagi umat manusia bahwa kekuasaan Allah SWT melebihi dari segalanya. 

"Tentunya ini membawa luka serta trauma yang mendalam . Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama melantunkan dzikir serta doa untuk para korban, semoga musibah ini tidak terjadi lagi," pintanya (Humas Pemda Parigi Moutong)
 
Sejumlah jamaah shalat Jumat berdzikir di masdjid Kelurahan Bantaya Parigi, Jumat (19/10) (Antaranews Sulteng/Humas Pemda Parimo)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar