16.456 Kasus Diabetes Melitus Di Sulteng

id diabetes

16.456 Kasus Diabetes Melitus Di Sulteng

Ilustrasi (antara)

Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh Saleh Amin mengatakan sampai saat ini penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) Diabetes Melitus (DM) mencapai 16.456 kasus,

"Data yang kami miliki, kasus tersebut terbagi menjadi kasus lama, kasus baru di 2015 dan kasus kematian, yang tersebar di 13 kabupaten dan kota," katanya di Palu, Jumat.

Dia merincikan untuk kasus lama DM sebanyak 11.203 yakni Kota Palu 3.122 kasus, Kabupaten Donggala 571 kasus, Poso 506 kasus, Parigi Moutong 65 kasus, Tolitoli 415 kasus, Buol 330 kasus, Tojo Una-una 3.587 kasus, Banggai 1.089 kasus, Banggai Kepulauan 269 kasus, Morowali 237 kasus, Sigi 382 kasus, Morowali Utara 248 kasus dan Banggai Laut 202 kasus.

Kemudian kasus baru DM di 2015 sebanyak 5.433 yakni Kota Palu 2.350 kasus, Kabupaten Donggala 221 kasus, Poso 351 kasus, Parigi Moutong 237 kasus, Tolitoli 439 kasus, Buol 56 kasus, Tojo Una-una 243 kasus, Banggai 768 kasus, Banggai Kepulauan 142 kasus, Morowali 65 kasus, Sigi 269 kasus, Morowali Utara 205 kasus dan Banggai Laut 87 kasus.

"Untuk kematian mencapai 169 kasus yakni Kota Palu 42 kasus, Kabupaten Donggala 38 kasus, Poso 20 kasus, Parigi Moutong 7 kasus, Tolitoli 4 kasus Buol 7 kasus, Banggai 23 kasus, Banggai Kepulauan 7 kasus, Morowali 7 kasus, Sigi 15 kasus, Morowali Utara 3 kasus dan Banggai Laut 1 kasus," sebut dia.

Khusus pencegahan penyakit diabetes, Amin menggungkapkan bahwa pencegahan dilakukan dengan jangka panjang sebab terkait dengan sejumlah pola hidup yang harus dijalani, seperti tidak boleh terlalu gemuk, tidak boleh merokok, tidak minum alkhohol, penyeimbagan berat badan serta olahraga teratur.

"Itu juga dilakukan pencegahan secara umum dan dalam waktu jangka panjang bagi PTM lainnya," ucapnya. 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar