Menpar Arie Yahya apresiasi Gorontalo Karnaval Karawo 2019

id karnaval karawo

Menpar Arie Yahya apresiasi Gorontalo Karnaval Karawo 2019

Gorontalo Karnaval Karawo 2019 dihadiri Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Minggu (6/10) (Debby Mano)

Mengenai event, Gorontalo salah satu provinsi yang banyak kegiatannya. Di Gorontalo ada 82. Jarang sekali satu provinsi ada sebanyak itu dan bahkan dua masuk dalam kalender nasional yaitu Festival Karawo dan Festival pesona Danau Limboto
Gorontalo (ANTARA) - Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengapresiasi Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2019, yang ditampilkan oleh sekitar 500 peserta, Minggu (6/10).

GKK bertema "Wonderful Celebes" untuk kedua kalinya masuk dalam Top-100 Calendar of Events Nasional.

"Mengenai event, Gorontalo salah satu provinsi yang banyak kegiatannya. Di Gorontalo ada 82. Jarang sekali satu provinsi ada sebanyak itu dan bahkan dua masuk dalam kalender nasional yaitu Festival Karawo dan Festival pesona Danau Limboto," kata Arief.

Menurutnya, tema yang dipilih yakni wonderfull celebes, memiliki makna besar karena mempunyai tujuan "Sulawesi bersatu" dalam bingkai NKRI.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengatakan pihaknya berupaya setiap tahun mengubah tema, agar wisatawan yang berkunjung ke Gorontalo semakin banyak.

"Kegiatan ini sekaligus untuk mendukung program perencanaan nasional di bidang pariwisata, yaitu mencapai kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang dan wisatawan lokal dengan 375 juta orang pada tahun 2020," jelasnya.

Karawo merupakan sulaman khas Gorontalo, yang pengerjaan seluruhnya dikerjakan secara manual.

Festival Karawo bertujuan mempopulerkan kain sulaman tersebut dan pertama kali digelar pada 17 - 18 Desember 2011.

Tahun ini karnaval karawo menampilkan baju khas seluruh provinsi di Sulawesi, yang dikombinasikan dengan kain karawo.

Selain keragaman budaya Sulawesi, sajian karawo lainnya bertemakan hewan endemik Sulawesi seperti burung maleo dan anoa.



 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar