Menparekraf: Kebudayaan Betawi Aset Wisata Jakarta

id budaya, wisata, betawi, pangestu

Menparekraf: Kebudayaan Betawi Aset Wisata Jakarta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (ANTARA/Yudhi Mahatma)

"Selama ini Jakarta lebih banyak diingat karena macetnya saja. Padahal banyak tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi. Untuk mempromosikan Jakarta, kita harus mengenal dan memahami roh kota ini yakni kebudayaan Betawi,"
Jakarta, (ANTARA Sulteng) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, kebudayaan Betawi merupakan aset wisata kota Jakarta yang harus diperkenalkan lagi ke masyarakat.

"Selama ini Jakarta lebih banyak diingat karena macetnya saja. Padahal banyak tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi. Untuk mempromosikan Jakarta, kita harus mengenal dan memahami roh kota ini yakni kebudayaan Betawi," katanya dalam acara diskusi dan pameran bertajuk "Betawi Punye Gaye: Inspirasi Kebudayaan Jakarta Asli" yang diselenggarakan di Bentara Budaya Jakarta, Minggu.

Dia menambahkan kebudayaan Betawi perlu lebih diperkenalkan lagi ke masyarakat untuk memberi citra  baru bagi kota Jakarta.

Sementara itu, ketua panitia rangkaian pameran Betawi Punye Gaye Mulyawan Karim mengatakan, aktivitas pameran yang digelar di Bentara Budaya Jakarta sejak 19 hingga 29 April 2012 menampilkan kebudayaan Betawi yang plural karena dipengaruhi banyak budaya luar seperti China, India, Sunda dan Bali.

"Jakarta memerlukan identitas dan masyarakat kota ini tidak mungkin menghiraukan kebudayaaan Betawi yang memang sejak awal menghuni kota Jakarta," katanya.

Pameran Betawi Punye Gaye menampilkan arsitektur dan interior rumah Betawi, kuliner dan perabot dapur, kesenian dan instrumennya, pakaian, perhiasan, dan riasan perkawinan.

Acara ini juga dimeriahkan oleh Harry's Palmer Orchestra yang menghadirkan perpaduan gambang kromong, keroncong, dan pop betawi, serta tari sirih kuning oleh Bentara Muda.
(A051)

Editor : Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar