Guru di Poso diminta aktif dan kreatif tanamkan nilai-nilai Pancasila pada murid

id POSO,WAKIL BUPATI

Wabub Poso Samsuri saat melantik pengawas dan kepala sekolah di Poso, belum lama ini. (Antaranews Sulteng/PPID Poso)

Poso (ANTARA) - Wakil Bupati Poso Samsuri melantik 106 orang jabatan pengawas dan Kepala Sekolah SMP, SD, TK/Paud di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bertempat di Gedung Torulemba Rumah Jabatan Bupati Poso, belum lama ini.

Wabup Samsuri dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk menjadi seorang tenaga pendidik atau yang berada dalam pusaran dunia pendidikan memang bukanlah hal yang mudah karena berhadapan dengan generasi muda yang tidak saja hanya membutuhkan pengetahuan melainkan juga tentang pendidikan moral.

Selaku Pemerintah Daerah, Wabup Samsuri menegaskan pentingnya pendidikan tentang ajaran-ajaran ideologi Pancasila sedini mungkin kepada generasi penerus mengingat lajunya perkembangan zaman yang membutuhkan filter yang baik bagi tumbuh kembang generasi penerus daerah.

Ia juga menambahkan bahwa dengan maraknya ujaran-ujaran kebencian yang beredar di media sosial yang mengarah pada perpecahan hendaknya selaku penggiat pendidikan dapat meresponnya dengan cepat dan memberikan pengarahan serta didikan moral yang baik kepada generasi muda agar tidak mudah terpancing melakukan aksi yang serupa.

Menurut dia, pendidikan memiliki peran penting karena pendidikan tidak hanya menentukan keberlangsungan masyarakat namun juga menguatkan identitas individu dalam masyarakat sehingga pendidikan harus  mengedepankan esensi dan makna terhadap moral serta akhlak yang mampu membentuk pribadi peserta didik dengan hal-hal yang baik.

Pertemuan Raya Perempuan GKST

 Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi Sosialisasi Pertemuan Raya Perempuan Gereja Pra Sidang Raya (PRPrG) dan Diseminasi Advokasi Holistik Pekerja Migran di Wilayah Timur di Gedung Gereja Kristen Sulawesi Tengah Moria Tentena Kecamatan Pamona Puselemba, Selasa (11/6).

Wasekum PGI Pdt. Crisye Gosal menjelaskan bahwa Pertemuan Raya Perempuan Gereja – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PRPrG – PGI ) merupakan bagian dari Sidang Raya PGI sebagaimana yang telah diamanatkan  dalam Anggaran Dasar PGI  Bab VI Pasal 12 butir 4 yang menyatakan:  ”Sidang Raya diawali  oleh Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) dan Pertemuan Raya Wanita Gereja (PRWG) yang merupakan forum pengambilan keputusan untuk diusulkan dan ditetapkan oleh Sidang Raya”.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memetakan masalah-masalah, kebutuhan aktual perempuan dan solusi, merumuskan arah perjuangan para perempuan gereja beberapa tahun ke depan, membangun dan atau memperkuat jejaring, merumuskan rekomendasi-rekomendasi  strategis bagi Sidang Raya PGI yang kemudian suara perempuan, masalah, dan perspektif tersebut akan menjadi bagian dari persidangan lima tahunan gereja-gereja di Indonesia.

Wabup Samsuri menyambut gembira kedatangan seluruh peserta seraya memperkenalkan obyek-obyek wisata yang ada di Kabupaten Poso seperti Air Terjun Saluopa, Siuri dan Padamarari.

Di tengah giat-giatnya pembangunan yang dilaksanakan, Pemda hadir untuk memberikan dukungan serta perhatian lebih khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dapat memaksimalkan terwujudnya visi misi pemerintah dalam mensejahterakan serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. (PPID Poso/GP)

Wanita GKST mempersembahkan pujian pada acara Pembukaan Pertemuan Raya Perempuan GKST di Tentena belum lama ini (Antaranews Sulteng/PPID Poso)
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar