Kodim Donggala Diusulkan Dipecah

id Donggala, Trijoko, Dandim

Letkol Inf Trijoko Adiwiyono (Dok Kodim Donggala)

Palu,  (antarasulteng.com) - Komando Distrik Militer (Kodim) 1306 Donggala di Sulawesi Tengah diusulkan untuk dipecah menjadi dua karena wilayah geografis terlalu luas dan meliputi tiga kabupaten dan satu kota, 

Komandan Kodim (Dandim) 1306 Donggala Letkol Inf Trijoko Adiwiyono di Palu, Kamis, mengatakan perencanaan pembentukan Kodim Parigi Moutong yang terpisah dari Kodim Donggala telah dimasukkan dalam perencanaan 2015.

Menurut dia, pembentukan Kodim baru diharapkan dapat disetujui Mabes TNI AD sebab Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah menyediakan tanah untuk pembangunan kantor.

Pemkab Parigi Moutong, katanya, juga menyanggupi tanah untuk perumahan anggota Kodim yang akan bertugas.

Trijoko mengatakan pertimbangan utama pembentukan Kodim baru adalah karena wilayahnya memanjang dari perbatasan Gorontalo di sisi utara hingga perbatasan Sulawesi Selatan di sisi selatan.

"Di Jawa, wilayah Kodim Donggala ini bisa seluas wilayah Korem," kata mantan Komandan Batalyon Infanteri 714 Sintuwu Maroso di Kabupaten Poso ini.

Wilayah Kodim 1306 saat ini berada di Kota Palu, dan tiga kabupaten yakni Donggala, Sigi dan Parigi Moutong. Jumlah anggota yang dimiliki sebanyak 348 orang.

Jumlah tersebut dirasa kurang sebab masih ada satu anggota TNI yang menjadi bintara pembina desa (babinsa) untuk satu kecamatan.

Hanya, di sejumlah desa yang rawan tawuran saja yang memiliki satu babinsa untuk satu desa.

Kodim ini saat ini memiliki 17 Komando Rayon Militer (Koramil), namun saat ini sedang mengusulkan pembentukan lima Koramil baru yakni di Sojol Utara (Donggala), Kasimbar (Parigi Moutong), Kulawi (Sigi), Palolo (Sigi) dan Lalundu (Sigi).(skd) 
Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar