Ini empat perusahaan berproduksi di KEK Palu

id KEK Palu

Ini empat perusahaan berproduksi di KEK Palu

PT. Tata Kokoh Abadi, salah satu perusahaan yang berproduksi di KEK Palu. (ANTARA/HO/Dok. KEK Palu)

Perusahaan itu bergerak di bidang industri pengolahan hingga perdagangan besar
Palu (ANTARA) - Sebanyak empat perusahaan telah berproduksi di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (Palu) hingga triwulan II tahun 2019.

"Perusahaan itu bergerak di bidang industri pengolahan hingga perdagangan besar," kata Direktur bidang Investasi dan Kerja Sama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST), Mohammad Agus Rahmat dihubungi di Palu, Sabtu.

Perusahaan tersebut yakni PT Asbuton Jaya Abadi bergerak pada bidang usaha perdagangan besar bahan bakar padat, cair dan gas dengan nilai investasi Rp100 miliar.

PT Hong Thai Internasional bergerak pada bidang pengolahan getah pinus dengan nilai investasi Rp13,7 miliar.

PT Kaili Rotan Industri bergerak pada bidang pengolahan barang jadi maupun setengah jadi dari bahan rotan bambu dan kayu dengan nilai investasi Rp25,5 miliar.

Baca juga: Perkembangan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Palu
Baca juga: Gubernur Sulteng: KEK Palu tidak masuk zona merah


PT Tata Kokoh Abadi bergerak pada bidang produksi batu bata dari tanah liat/keramik, perdagangan besar genteng, batu bata, ubin hingga kapur semen. Nilai investasi perusahaan sebesar Rp20 miliar.

PT BPST merupakan badan usaha milik daerah yang ditugaskan untuk mengelola KEK Palu. KEK Palu ditetapkan melalui peraturan pemerintah nomor 31 tahun 2014 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Palu.

Sebelumnya Gubernur Longki menegaskan pengembangan KEK Palu seharusnya memenuhi harapan seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 39 tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yakni menciptakan kawasan-kawasan yang menarik sebagai tujuan investasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tengah Sandra Tobondo mengatakan potensi investor yang akan berinvestasi di KEK Palu akan lebih besar dengan adanya pemindahan Ibu Kota Negara di Provinsi Kalimantan Timur. /*
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar