Kamis, 30 Maret 2017

Ini syarat agar ekosistem startup di Indonesia lebih maju

id startup
Di Indonesia salah stau kendalanya saya lihat beda dengan culture di Amerika terutama, tentang sharing. Jadi, komunitas di sini untuk sharing, best practice, kayaknya masih sedikit. Itu sebabnya masih susah
Jakarta (antarasulteng.com) - Google expert di bidang UX/ UI Borrys Hasian mengatakan bahwa pemikiran untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan startup menjadi syarat untuk memajukan ekosistem startup di Indonesia.

"Di Indonesia salah stau kendalanya saya lihat beda dengan culture di Amerika terutama, tentang sharing. Jadi, komunitas di sini untuk sharing, best practice, kayaknya masih sedikit. Itu sebabnya masih susah," ujar dia di Jakarta, Kamis.

"Kalau kita enggak punya collaborative approach kita enggak mungkin besar sendiri," sambung dia.

Meski demikian, dia mengatakan potensi human resource di Indonesia tidak kalah berkualitas dari negara lain, bahkan Amerika Serikat.

"Intelijen bagus, kecepatan menerima konsep dan mengerjakannya Indonesia tidak kalah. Ketika mereka tahu metodenya mereka dapat mengerjakannya dengan baik," kata Borrys.

Masih terkait culture, mentor program Launchpad Accelerator Google itu melihat para pengembang startup kurang bertanya. "Padahal segala sesuatu asumsi harus dipertanyakan, itu agak kurang," ujar Borrys.

Namun, dia mengatakan desain visual startup Indonesia tidak kalah dengan negara lain.

"Desain bukan cuma tampilan saja, desain problem users juga harus banyak dilatih. Desain experience-nya harus dikembangkan," ujar dia.

Editor: Rolex Malaha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga