Sabar jadi kunci gelar juara "The Daddies"

id hendra setiawan,mohammad ahsan,new zealand open

Sabar jadi kunci gelar juara "The Daddies"

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan. ANTARA FOTO/Humas PP PBSI/hma/foc (ANTARA FOTO/Nafi)

Jakarta (ANTARA) - Kemenangan Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan di nomor ganda putra turnamen New Zealand Open 2019 diraih berkat kesabaran dalam menghadapi pasangan Hiroyuki Endo-Yuta Watanabe (Jepang) melalui duel dalam tiga gim di babak final.

"Sebetulnya tidak ada perbedaan di gim pertama, kedua, dan ketiga. Kalau menghadapi mereka memang harus lebih sabar saja dari awal," ujar Ahsan melalui keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Minggu.

Menurut atlet asal Palembang ini, wakil Jepang tersebut memang memiliki pertahanan rapat yang tak mudah untuk ditembus, bahkan "The Daddies" harus kehilangan gim pertama walaupun sempat memimpin perolehan angka 18-16.

"Pasangan Jepang ini punya pertahanan yang kuat, tipe main mereka memang bertahan dulu baru balik serang," kata Ahsan yang bersama Hendra merupakan Juara Dunia 2013 dan 2015.

Gelar ini semakin mengokohkan posisi Hendra-Ahsan di jajaran elit ganda putra dunia, yang saat ini berada di peringkat empat dunia.

Ketika ditanya soal target jelang olimpiade, Hendra-Ahsan menyebutkan jika mereka lebih ingin menikmati pertandingan mereka.

"Target kami cuma main bagus dan 'enjoy', menikmati pertandingan-pertandingan kami," tutur Ahsan.

Kemenangan di nomor ganda putra ini menjadikan Indonesia sebagai juara umum di ajang New Zealand Open 2019, dengan capaian berupa dua gelar juara dan satu runner-up dalam pertandingan final yang berlangsung di Eventfinda Stadium, Auckland.

Gelar pertama diraih lewat tunggal putra Jonatan Christie yang mengalahkan Ng Ka Long Angus, unggulan keenam dari Hong Kong, dalam dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-13.

Hendra-Ahsan kemudian mempersembahkan gelar kedua bagi Indonesia dengan mengalahkan Hiroyuki Endo-Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 20-22, 21-15, 21-17.

Namun pasangan ganda campuran Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti tak dapat mengamankan gelar juara saat dihadang pasangan asal Malaysia Chan Peng Soon-Goh Liu Ying dengan skor 14-21, 21-16, 27-29.

Berikut hasil lengkap pertandingan final New Zealand Open 2019:

Ganda Campuran
Chan Peng Soon-Goh Liu Ying (2/MAS) vs Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti (5/INA) 21-14, 16-21, 29-27

Ganda Putri
Kim So Yeong-Kong Hee Yong (KOR) vs Misaki Matsutomo-Ayaka Takahashi (2/JPN) 21-15, 21-18

Tunggal Putra
Jonatan Christie (3/INA) vs Ng Ka Long Angus (6/HKG) 21-12, 21-13

Tunggal Putri
An Se Young (KOR) vs Li Xuerui (6/CHN) 21-19, 21-15

Ganda Putra
Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan (2/INA) vs Hiroyuki Endo-Yuta Watanabe (3/JPN) 20-22, 21-15, 21-17
 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar