PMI jaga kepercayaan publik dalam menjalankan misi kemanusiaan

id PMI, sekjen PMI,Sudirman Said, kepalang merahan

PMI  jaga kepercayaan publik dalam menjalankan misi kemanusiaan

Sekretaris Jendral Palang Merah Indonesia (PMI), Sudirman Said menyampaikan arahannya pada kegiatan penyerahan bantuan Saranan dan prasarana pendidikan yang dibangun Bulan Sabit Merah Turki di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bagian dari pemulihan pascagempa Palu, Selasa (14/9/2021). ANTARA/Moh Ridwan

Palu (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) terus berupaya menjaga kepercayaan publik saat menjalankan tugas dalam misi kemanusiaan, baik di dalam maupun luar negeri.

"Hingga kini publik masih mempercayai PMI sebagai lembaga kemanusiaan dalam melakukan pendampingan terhadap masyarakat terdampak bencana alam maupun bencana sosial lainnya," kata Sekretaris Jendral PMI Sudirman Said saat menghadiri penyerahan bangunan sekolah dari Bulan Sabit Merah Turki ke Pemerintah Kota Palu sebagai bagian upaya pemulihan pascagempa Palu, di Palu, Selasa.



Oleh karena itu, ia mengajak relawan PMI di seluruh Tanah Air agar senantiasa meningkatkan kinerja dalam memberikan bantuan dan pertolongan, sehingga kredibilitas, integritas serta netralitas tetap terjaga sebagai mana tugas dan fungsi lembaga ini.

Selai itu, PMI juga harus menjadi garda terdepan dalam penanggulangan kebencanaan, baik bencana alam maupun non-alam seperti penanganan pandemi COVID-19.

Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan memiliki empat aspek, yakni membantu masyarakat terdampak bencana, membantu korban konflik, menyediakan layanan donor darah kesehatan dan sosial serta membangun kesukarelawanan.

"Pelaksanaan kegiatan kepalangmerahan meliputi pemerintah dan gerakan palang merah. Kedua belah pihak harus seiring sejalan dalam memberikan layanan-layanan kedaruratan hingga proses pemulihan," papar Sudirman yang juga mantan Menteri Energi Sumber Daya Alam (ESDM) pada Kabinet Kerja.

Ia menambahkan selama masa pandemi COVID-19, palang merah selalu terlibat, bahkan hingga kini hampir 50 relawan PMI gugur saat menjalankan tugas akibat terpapar COVID-19.



Meski begitu, hal ini tidak menyurutkan niat mereka dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. "Ini tantangan cukup berat, namun bukan berarti menyurutkan semangat relawan kami. Apa yang kami lakukan, semata-mata untuk misi kemanusiaan," katanya.

Palang merah merupakan gerakan global yang tidak hanya fokus di dalam negeri, tetapi bergerak secara internasional.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar