Pangdam XIII/Merdeka: Prajurit Tertembak Diberikan Penghargaan

id warsito

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi (kanan) bersama Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito saat akan memimpin apel pasukan pengamanan kunjungan presiden di lapangan Batalyon 711/Raksatama Palu, Senin (15/5). (Antarasulteng.com/Basri Marzuki)

Kita akan memberikan penghargaan atas semangat juang dan jerih payahnya
Palu,  (antarasulteng.com) - Panglima Komando Daerah Militer XIII Merdeka, Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito menyatakan akan memberikan penghargaan kepada Pratu Zulfikar, salah seorang anggota Satgas Tinombala yang tertembak di Poso, Senin (15/5) kemarin.

Pratu Zulfikar terkena serpihan peluru di pundak belakang sebelah kiri, saat baku tembak dengan anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), yang menewaskan dua orang dari kelompok tersebut.

"Kita akan memberikan penghargaan atas semangat juang dan jerih payahnya," kata Pangdam yang didampingi Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Mapolda Sulteng, Selasa.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel anggota Satgas Tinombala baik dari satuan TNI maupun Polri, atas kerja yang luar biasa, kerja yang dapat dikatakan pantang menyerah, demi untuk menjaga ketertiban dan penegakan hukum di lingkungan masyarakat.

"Saya menyampaikan apresiasi, rasa bangga saya, kepada Kapolda, Dandrem dan prajurit yang tergabung dalam Satgas Tinombala," ungkapnya.

Pangdam berharap agar tujuh orang anggota MIT yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dapat segera disadarkan dan meminta mereka untuk segera turun gunung dan menyerahkan diri.

"Tetapi kalau itu tidak mereka lakukan, kita akan kejar sampai kemana pun," tegas Kapolda.

Terkait dengan kondisi Pratu Zulfikar saat ini, Pangdam menegaskan saat ini dia akan diistrahatkan sementara dalam tugas di operasi Tinombala, untuk proses pemulihan.

"Masih banyak prajurit TNI lainnya untuk bertugas memburu kelompok bersenjata di Poso," tutup pangdam.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi menyatakan akan meminta kepada Kapolri untuk memberikan pin emas, kepada anggota yang berjasa dalam Satgas operasi Tinombala.

"Nanti kita akan seleksi siapa yang berhak mendapatkannya," tutup Kapolda. (skd)
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar