KPU Poso Sosialisasikan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Pewarta : id Poso

Komisi Pemilihan Umum (antaranews.com)

Poso (Antarasulteng.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menggelar sosialisasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sebagai persiapan menghadapi pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden 2019.

Kegiatan itu sehari pada Selasa itu di hadiri Ketua KPU Pusat Taufik Hidayat dan pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), para lurah dan staf kelurahan se-Kota Poso.

Taufik Hidayat menyampaikan bahwa sosialisasi itu merupakan upaya terus menerus KPU Poso memperbaiki data pemilih guna mempermudah penyelenggara dalam pemutakhiran data pemilih pada pemilu berikutnya.

Data pemilih menurutnya, yang diperbaharui seperti pemilih yang telah pindah, meninggal, telah menikah, berumur 17 tahun atau pemilih yang telah berubah status dari prajurit TNI, Polri menjadi sipil atau sebaliknya.

"Tentunya kami akan mendata kembali pemilih yang nantinya sesuai dan layak bisa ikut pemilihan di TPS," ujar Taufik.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Dinas Dukcapil Poso Marmin memparkan tentang kebijakan nasional dalam pemuktahiran data kependudukan.

Menurut Marmin, hal yang terpenting adalah membangun kesadaran semua pihak terkait tentang pentingnya dokumen pendudukan. Selain itu perlu konsolidasi antar-sektor untuk memanfaatkan data kependudukan yang terintegrasi bagi kepentingan pembangunan dan pemerintahan serta pembangunan berwawasan kependudukan.

"Yang terpenting kita menyadari pentingnya dokumen kependudukan itu untuk dimiliki setiap warga negara," tutur Marmin.

Dia mengatakan bahwa terkait pemutahiran data kependudukan untuk kepentingan pemilu dan pilpres, pihak Dinas Dukcapil Poso sepenuhnya akan membantu KPU agar seluruh pemilih yang layak mengikuti pemilu dan pilpres bisa terdata dengan lengkap.
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar