Sulteng Siapkan Tujuh Penyandang Disabilitas Untuk Dilatih

id Disabilitas, Cacat,

Perum LKBN Anatar (antaranews)

"Nama-nama mereka sudah kami kirim dan masih dalam proses seleksi dan baru akan diumumkan pada Januari 2018 yang dinyatakan lolos,"
Palu (antaranews.com) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengirim tujuh nama penyandang disabilitas untuk menjadi calon peserta untuk mengikuti pelatihan keterampilan khusus di Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD) di Cibinong Bogor.

"Nama-nama mereka sudah kami kirim dan masih dalam proses seleksi dan baru akan diumumkan pada Januari 2018 yang dinyatakan lolos," kata Kepala Bidang Rehabilitasi melalui Kasi Disabilitas Dinas Sosial Provinsi Sulteng, R Suandi di Palu, Senin.

Tujuh nama penyandang disabilitas yang telah diusulkan untuk mengikuti seleksi di BBRVBD Cibinong itu adalah Muhamad Irman Fadil, Muhamad Abdullah, Mohamad Rizal Mathar, Samsidar Yunus, Ilham, Ismet dan Daniel Bungkudapu.

Mereka berasal dari Kota Palu, Kabupaten Tojo Una-Una, Poso, Parigi Moutong (Parimo) dan Kabupaten Donggala.

Pengiriman peserta penyandang disabilitas setiap tahunnya dilakukan Pemprov Sulteng berdasarkan dari permintaan oleh pihak BBRVBD.

Untuk menjadi peserta, kata Suandi, para penyandang disabilitas yang diusulkan tersebut harus memenuhi sekitar 11 persyaratan yang telah ditetapkan.

Pesyaratan dimaksud antara lain, memiliki foto copy KTP, ijazah SMP/SMA atau sederajat, dengan usia minimal 18 thn dan maksiman 34 tahun, punya keterampilan dasar, surat pengantar dari Dinas Sosial Provinsi Sulteng dan mengantongi kartu BPJS.

Kartu BPJS sangat penting karena bila mereka sakit bisa mendapat jaminan berobat di rumah sakit.

BBRVBD memberikan Pelatihan Vokasional kepada Penyandang Cacat Fisik dengan 5 Jenis Keterampilan yaitu Komputer, Penjahitan, Desain Grafis/Percetakan, Pekerjaan logam.

Persyaratan Umum Penyandang Cacat Fisik meliputi tuna daksa, tuna rungu wicara, tidak memiliki cacat lainnya (tuna netra, tuna grahita/mental).

Persyaratan Khusus harus memiliki keterampilan dasar komputer,keterampilan penjahitan, desain grafis/percetakan, elektronik dan logam.

Ia juga menambahkan bahwa pada 2017 ini, ada dua penyandang disabilitas dari Sulteng yang telah mengikuti pelatihan di BBRVBD Cibinong Bogor.

Keduanya adalah As`ad Afandi dan Nursanang. "Tapi hanya satu yang kembali ke Palu yakni As`ad. Sementara Nursanang kemungkinan besar tidak lagi kembali ke daerah asalnya, karena sudah dilamar bekerja di Perusahaan Omron di daerah itu.

Menjawab pertanyaan, khusus data penyandang cacat di Sulteng, kata dia, semua berada di setiap kabupaten/kota. Data base ada di Kantor Dinas Sosial di masing-masing daerah.***
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar