Rupiah selasa pagi melemah ke Rp14.012

id rupiah

Ilustrasi - Kurs rupiah terhadap dolar AS. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Sentimen eksternal masih mempengaruhi pergerakan rupiah, namun sentimen dari dalam negeri yang relatif kondusif menahan tekanan rupiah lebih dalam
Jakarta (Antaranews Sulteng) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 49 poin menjadi Rp14.012 dibanding posisi sebelumnya Rp13.963 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah relatif masih bergerak stabil seiring dengan cukup kuatnya optimisme pemerintah terhadap ekonomi nasional," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan bahwa sejumlah data ekonomi nasional yang telah dirilis juga menunjukan perbaikan. Data terbaru yakni defisit transaksi berjalan tercatat 5,5 miliar dolar AS (2,1 persen PDB) pada triwulan I 2018, lebih rendah dari defisit pada triwulan sebelumnya yang mencapai 6,0 miliar dolar AS (2,3 persen PDB).

Ia menambahkan bahwa nilai tukar rupiah juga relatif terjaga fluktuasinya seiring ekspektasi pasar terhadap neraca perdagangan pada bulan April yang positif.

"Di tengah situasi domestik yang kondusif, diharapkan pergerakan rupiah dapat lebih stabil," katanya.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah masih terpengaruh sentimen eksternal, salah satunya prospek kenaikan suku bunga The Fed.

"Sentimen eksternal masih mempengaruhi pergerakan rupiah, namun sentimen dari dalam negeri yang relatif kondusif menahan tekanan rupiah lebih dalam," ujarnya. 
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar