KSAD mewisuda 131 Purnawira Pati TNI AD

id kasad,wisuda

. (tniad.mil.id)

Magelang,  (Antaranews Sulteng) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mewisuda 131 dari 146 Purnawira Perwira Tinggi (Pati) TNI AD melalui upacara kemiliteran di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Minggu.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh KSAD Jenderal TNI Mulyono. Hadir dalam acara wisuda tersebut para petinggi TNI Angkatan Darat, antara lain Wakasad Letjen Tatang Sulaiman, Pangkostrad Letjend Andika Perkasa, Dankodiklatad Letjen TNI AM Putranto dan para para Perwira Tinggi TNI AD serta mantan Panglima TNI Jend (Purn) Gatot Nurmantyo.

Sebanyak 131 para wisuda Purnawira Pati TNI AD hadir dan mengikuti rangkaian upacara wisuda. Total jumlah Pati purnawira yang seharusnya di wisuda hari ini sebanyak 146 orang, namun 15 orang tidak hadir. 

"Upacara Wisuda Purnawira ini sangat istimewa karena dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-61 Akademi Militer, pada 11 November 2018. Momen yang baik ini kiranya akan menjadi kenangan yang istimewa bagi para Perwira Tinggi Angkatan Darat yang diwisuda," ujar KSAD Jenderal TNI Mulyono.

Ia pun menyampaikan selamat kepada para Wisudawan/Wisudawati yang hari ini mengakhiri masa pengabdiannya sebagai prajurit TNI Angkatan Darat secara paripurna.

"Prosesi Wisuda Purnawira ini, pada hakikatnya merupakan wujud penghargaan dan ungkapan rasa hormat yang tulus dari segenap Keluarga Besar TNI AD kepada para Pati TNI AD atas pengabdiannya sejak mengawali dinas aktif hingga saat memasuki masa purnatugas," kata mantan Pangkostrad ini. 

Keberhasilan dalam menutup pengabdian sebagai Perwira Tinggi Angkatan Darat dengan sempurna, kata Mulyono, patut mendapatkan balasan penghormatan yang tertinggi. 

"Apa yang para Wisudawan/ Wisudawati tunjukkan saat ini, merupakan impian dan cita-cita mulia dari setiap Perwira TNI AD," tuturnya. 

Sebelumnya, para wisudawan/wisudawati Purnawira Pati TNI Angkatan Darat Tahun 2018 mengadakan Tradisi di Puncak Tidar Akademi Militer. Turut hadir dalam acara tradisi Puncak Tidar tersebut, Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Wuryanto serta para Pejabat Distribusi Akmil pada Sabtu (10/11).

Kegiatan Tradisi Puncak Tidar merupakan rangkaian dari kegiatan Wisuda Purnawira Pati, selain itu juga merupakan tradisi yang bertujuan untuk mengenang kembali para Wisudawan/Wisudawati Purnawirapati dahulu saat mengawali karier militer dari Lembah Tidar dan akan pamit mengakhiri masa dinas aktif sebagai militer.

Kegiatan tradisi Puncak Tidar diawali dari pengecekan kesehatan oleh Tim Kesehatan Akmil, melaksanakan senam pemanasan di Stadion Saptamarga Akademi Militer, selanjutnya melaksanakan pendakian Gunung Tidar melalui rute jalan tangga dari Akademi Militer. 

Sesampainya di puncak Tidar, para Wisudawan/ Wisudawati dan beserta rombongan melaksanakan prosesi pembacaan ikrar yang dipimpin oleh mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Ikrar yang dibacakan, yakni sebagai kesatria sejati yang lahir dari kawah Chandradimuka Lembah Tidar, akan senantiasa menjaga kehormatan almamater dan terus menggelora spirit pejuang dalam setiap pengabdian sampai akhir.

Selain itu, purnawira berikrar sebagai patriot bangsa senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai moral, kepribadian dan tradisi sebagai prajurit sapta marga dalam sikap dan perbuatan dengan sekali-kali tidak mengkhianati jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. 

"Kami sebagai abdi negara akan tetap setia sampai akhir kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan menempatkan kepentingan Nasional di atas segala-galanya," kata Gatot membacakan ikrarnya bersama purnawira Pati yang lain. 

Rangkaian kegiatan Upacara Wisuda Purnawira Pati TNI AD diakhiri dengan  penyerahan kenang-kenangan, pembagian kartu Pepabri, PERIP, PPAD, Psikograf, kartu BPJS dan Foto bersama.

Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar