Parigi Moutong optimis raih nilai terbaik STQ tingkat provinsi

id Stq, qori, parigi moutong

Pembacaan ayat-ayat suci Alquran pada pembukaan STQ II-2018 tingkat Morowali Utara di Kolonodale, Senin (10/12) malam. (Antaranews Sulteng/Humas Pemda Morut) (Antaranews Sulteng/Humas Pemda Morut/)

Parigi (Antaranews Sulteng) – Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, optimistis bisa meraih nilai terbaik pada ajang seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi yang akan dihelat di Kabupaten Morowali Utara 9 Maret 2019.

"Latihan dan persiapan yang matang, insha Allah Parigi Moutong bisa meraih yang terbaik,” kata Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Pengembangan Kawasan dan Wilayah Sekretariat Daerah (Setda) Parigi Moutong, Hartati saat menutup pelatihan kafilah seleksi tilawatil qur'an dan hadits (STQH) di aula Hotel Ekonomi Parigi, Rabu.

Hartati mengatakan, pelatihan STQH yang telah laksanakan selama tiga hari itu memberikan manfaat serta pembelajaran yang sangat berharga bagi para peserta. 
Kegiatan itu juga merupakan salah satu upaya strategis dalam rangka meningkatkan kompetensi para qori dan qoriah

Ia berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan itu untuk dapat menginplementasikan ilmu yang telah dipelajari.

Dia menyebut pada STQ sebelumnya Parigi Moutong belum dapat meraih hasil yang optimal. Seperti STQ di Kabupaten Donggala 2017, Parigi Moutong Tahun 2017 hanya mampu meraih peringkat keempat. 

"Saya yakin dengan persiapan dan pelatihan yang matang seperti ini, anak-anak kita ini bisa meraih nilai yang memuaskan, " harapnya.

Ketua LPTQ Parigi Moutong Sudirman Tjora mengatakan, dalam kegiatan itu pihaknya melibatkan tiga pelatih dari provinsi serta pelatih di Parigi Moutong.

"Insha Allah pelatihan ini akan membawa hasil yang baik bagi prestasi kafilah," harapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama setempat, Muslimin yakin kontingen Parigi Moutong bisa mempersembahkan yang terbaik di STQ Morowali Utara nanti.

Dibidang hadist akan dilombakan golongan 100 hadist ditambah sunah dan golongan 500 Hadist tanpa sunah.
Pewarta :
Editor : Muhammad Hajiji
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar