Jokowi kaget didukung para alumni sekolah Sandiaga

id jokowi

Calon Presiden petahana Joko Widodo (tengah) menerima kaus dari Wakil Ketua Alumni Pangudi Luhur Bersatu Rosan P Roeslani (kiri) disaksikan Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Pramono Anung (kanan) saat acara deklarasi di Jakarta, Rabu (6/2/2019). Alumni Pangudi Luhur secara resmi mendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - K.H. Ma'ruf Amin dalam kontestasi Pilpres 2019. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.)

Malam hari ini saya betul-betul kaget menerima dukungan dari anak-anak PL, alumni-alumni PL. Kagetnya bukan apa-apa sebenarnya tadi mau saya tanyakan kok yang didukung saya

Jakarta,  (Antaranews Sulteng) - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengaku kaget ketika mendapatkan dukungan dari para alumni yang terdiri dari perwakilan 50 angkatan SMA Pangudi Luhur (PL) Jakarta, sekolah dimana Sandiaga Uno menuntut ilmu.

"Malam hari ini saya betul-betul kaget menerima dukungan dari anak-anak PL, alumni-alumni PL. Kagetnya bukan apa-apa sebenarnya tadi mau saya tanyakan kok yang didukung saya," kata Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato dalam acara Deklarasi Alumni PL Bersatu di The Energy SCBD Jakarta, Rabu malam.

Pada kesempatan itu sebanyak 848 orang hadir dalam acara yang dikemas dengan nuansa dan tema "Lelaki Sejati".

Jokowi sendiri menyambut baik digelarnya deklarasi tersebut dan banyak tertawa menjelang pidato.

Ia juga menerima suvenir sebuah sapu sebagai tanda amanat baginya jika terpilih kembali agar melakukan bersih-bersih di lingkup birokrasi.

"Yang hadir 848 alumni tapi kalau saya dengar suaranya seperti kayak suara 84.800 yang berkumpul di stasiun. Suara kenceng sangat militan, itulah tanda lelaki sejati. Tanda-tandanya seperti itu teriakannya kenceng," katanya.

Sebelumnya, Perwakilan Alumni PL Bersatu, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan, ia melihat sosok Jokowi sebagai presiden yang selalu mengutamakan kepentingan negara, bangsa, dan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan.
 

Ia tidak pernah mendengar Jokowi mendahulukan kepentingan pribadi dan sosok yang tidak mempunyai beban masa lalu sehingga kebijakan yang diambil selalu untuk kepentingan bangsa dan negara.

"PL tidak dukung cawapres dari PL juga? Tapi kita anak alumni PL belajar dari Bapak jangan mendahulukan kepentingan golongan tapi kepentingan bangsa, bukan kepentingan PL saja tapi kepentingan rakyat," katanya dan disambut dengan teriakan dukungan yang antusias dari mereka yang hadir.

Pada kesempatan itu dilakukan deklarasi yang dibacakan oleh salah satu perwakilan dan diikuti oleh semua yang hadir.

"Kami alumni PL Bersatu menyatakan mendukung penuh pasangan Ir H Jokowi dan KH Ma'ruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi bangsa Indonesia. Hidup NKRI, hidup SPL," demikian bunyi deklarasi.

Hadir pada kesempatan itu, politisi PDIP yang juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama), dan Ketua TKN Erick Tohir.

Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar