Presiden Joko Widodo mulai kunjungan kerja di Sibolga

id jokowi

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berbincang usai menyantap durian di Sibolang Durian, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2019). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.)

Sibolga, (ANTARA) - Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo tiba di bandara Ferdinand Lumban (FL) Tobing, Tapanuli Tengah untuk memulai kunjungan kerja.

Presiden terbang dari lapangan udara Suwondo dengan menggunakan pesawat TNI AU dan tiba di bandara FL Tobing pada sekitar pukul 08.30 WIB.

Presiden dijadwalkan meresmikan pelabuhan Sibolga dan sejumlah acara lain pada pagi hingga sore hari ini.

Saat tiba di bandara, Presiden disambut oleh Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Turut hadir dalam rombongan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo antara lain Kepala Staf Presiden Moeldoko, Guburnur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan istri, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah dan pejabat terkait lain.

Pada 2016, Presiden Joko Widodo hadir melakukan peletakan batu pertama pengembangan Pelabuhan Sibolga.

Pengembangan Pelabuhan Sibolga itu meliputi dermaga multifungsi dengan panjang 153 meter, lapangan penumpukan kontainer (container yard), penguatan dermaga, trestle dan breasting dolpin, pemasangan crane dermaga (fix crane), penataan terminal penumpang dan perluasan dermaga feri 400 meter persegi.

Pelabuhan juga dilengkapi dengan ruang tunggu, ruang VIP, ruang menyusui, ruang panel, ruang perkantoran untuk syahbandar, Imigrasi, kesehatan, karantina, ruang loket dan lainnya.

Terminal Pelabuhan Sibolga tersebut dibangun tiga lantai dengan luas 300 meter persegi.

Ke depannya, pelabuhan Sibolga tidak hanya akan melayani penumpang serta distribusi logistik saja. Namun, juga akan dibangun pelabuhan curah cair guna memudahkan distribusi komoditas yang ada di Sibolga, salah satunya Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit.


 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar