Parlemen Rusia dukung amandemen UU, Putin akan berpeluang tetap berkuasa

id Rusia,amandemen undang-undang,Presiden Vladimir Putin,pencalonan presiden

Parlemen Rusia dukung amandemen UU, Putin akan berpeluang tetap berkuasa

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan warga di Cherepovets, Rusia, Selasa (4/2/2020). ANTARA FOTO/Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS/aww/cfo

Moskow (ANTARA) - Seluruh parlemen daerah Rusia sudah mendukung amandemen undang-undang yang akan membuka peluang bagi Vladimir Putin untuk mencalonkan diri lagi sebagai presiden pada 2024.

Kesepakatan itu dilaporkan oleh kantor berita RIA, yang mengutip anggota senior parlemen Rusia Andrei Klishas, Jumat.

Klishas, Jumat, mengatakan masing-asing 85 parlemen Rusia menyatakan setuju.

"Dewan Federasi (majelis tinggi parlemen) sudah menerima hasil pemungutan suara di semua 85 parlemen regional," kata Klishas. "Mereka semua positif," katanya, seperti dikutip RIA.

Daftar 85 wilayah yang memberi persetujuan itu termasuk dua daerah bagian dari Krimea, yang dikuasai Rusia dan dicaplok oleh Moskow dari Ukraina pada 2014.

Mahkaman konstitusi Rusia sekarang bertugas memeriksa perubahan undang-undang, yang dijadwalkan akan digulirkan ke pemungutan suara nasional pada April.

Vyacheslav Volodin, ketua majelis rendah parlemen Rusia, pada Kamis mengajak para anggota parlemen pada untuk bersatu di belakang Vladimir Putin untuk menghadapi kemungkinan kampanye asing untuk mendiskreditkan reformasi konstitusi.

Sumber: Reuters
 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar