Operasi SAR nelayan hilang di Parigi Moutong nihil

id SAR, nelayan, Basarnas, Teluk Tomini, Parimo, Sulteng

Operasi SAR nelayan hilang di Parigi Moutong nihil

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu, Andi Sultan. ANTARA/Tangkap layar/Moh Ridwan

Palu (ANTARA) -
Operasi SAR pencarian terhadap dua orang nelayan di Perairan Teluk Tomini Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah nihil atau belum membuahkan hasil.
 
"Pencarian terhadap dua nelayan hilang di Perairan Teluk Tomini belum membuah hasil, dan operasi SAR dilanjutkan hari ke tiga, Minggu (18/4)," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan atau Basarans Palu Andi Sultan yang dihubungi, di Palu, Sabtu malam.
 
Dia menjelaskan, dua nelayan hilang tersebut adalah warga Desa Tilung, Kecamatan Tomini, dimana operasi pencarian hari kedua oleh tim SAR gabungan di mulai pukul 07.00 WITA di sekitar lokasi yang diduga tempat mereka hilang.
 
Namun hingga sore hari, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, olehnya dengan berbagai pertimbangan salah satunya hari mulai gelap, kegiatan pencari dihentikan sementara.
 
Dikemukakannya, dari evaluasi operasi hari kedua, tim akan memperluas wilayah penyisiran pada hari ketiga berdasarkan peta SAR, arus di perairan Teluk Tomini cenderung bergerak ke arah Utara, sehingga sasaran kegiatan akan mengarah ke wilayah tersebut.
 
"Tim kami akan mengerahkan dua perahu karet, dibantu Polairud dan warga setempat termasuk potensi-potensi yang ada," ujar Andi.
Dari laporan di terima pihaknya, keuda korban tersebut atas nama Burhan (50) dan Zainudin (28), mereka turun melaut pada Kamis (14/4) dengan tujuan menuju Rompong arah Desa Bolano Lambunu dengan waktu tempuh kurang sekitar empat jam perjalanan.
 
Di tengah perjalanan sekitar pukul 14.00 WITA, keduanya dihantam ombak besar dan diduga perahu mereka tumpangi terbalik. Atas kejadian tersebut, nelayan setempat melakukan upaya pencarian namun tidak menemukan korban.
 
"Harapan besar kami, operasi ini bisa berjalan lancar dan semoga operasi SAR nanti, tim bisa menemukan korban dalam keadaan selamat. Kami sangat berharap untuk itu," demikian Andi.
Pewarta :
Editor : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar