Sulteng Dapat Pasokan 20 Ton Bawang Putih

id bawang

Harga bawang putih naik (FOTO ANTARA/Anis Efizudin)

Palu,  (antarasulteng.com) - Bulog Sulawesi Tengah dipastikan mendapat pasokan 20 ton bawang putih dari Jakarta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Palu.

"Kita berharap dalam waktu dekat ini pasokan bawang putih sudah tiba di Palu untuk segera dijual kepada masyarakat dengan harga yang lebih murah dari harga di pasaran," kata Kepala Bidang Komersil Perum Bulog Sulteng Djabiruddin di Palu, Sabtu.

Selain bawang putih, Bulog Sulteng juga mendatangkan bawang merah dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, yang merupakan sentra produksi komoditi pangan di provinsi itu.

Djabiruddin mengaku harga bawang putih di pasaran sudah berlangsung sepekan ini mengalami kenaikan cukup tajam sehingga Bulog diminta untuk melakukan intervensi pasar dengan menjual komoditi dimaksud.

"Kita punya stok bawang merah dan bawang putih untuk dijual di Rumah Pangan Kita (RPK), pasar murah dan juga operasi pasar `mobile`," kata dia.

Bulog Sulteng sekarang ini memiliki satu kendaraan operasional yang setiap hari keliling Kota Palu menjual berbagai jenis pangan, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan tepung terigu.

Harga bawang putih di pasaran mencapai Rp60.000/kg, Bulog menjual bawang putih rata-rata Rp47.000/kg. Bawang merah dijual Bulog Rp18.000/kg, gula pasir Rp12.500/kg, beras medium Rp8.000/kg, dan minyak goreng Rp11.000/liter.

Bulog juga memiliki stok gula di gudang mencapai 1.200 ton dan beras sekitar 23.000 ton.

Djabiruddin juga menambahkan Bulog dalam rangka membantu masyarakat menghadapi puasa dan Lebaran menggelar pasar murah dipusatkan di halaman kantor Bulog di Palu.

Pasar murah akan berlangsung selama dua pekan sehingga masyarakat mempunyai kesempatan cukup lama untuk membeli berbagai kebutuhan tersebut.

Semua barang atau bahan pangan dan lainnya yang dijual di pasar murah, harganya lebih murah dibandingkan dengan di pasaran umum. Selama pasar murah dilaksanaan beberapa hari ini, warga banyak yang berbelanja. (skd) 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar