Kegiatan Mental Bisa Bantu Otak Orang Tua Tetap Sehat

id mental, membaca, menulis

Kegiatan mental seperti membaca dan menulis dapat melestarikan keutuhan susunan pada otak orang tua. (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)

Washington - Kegiatan mental seperti membaca dan menulis dapat melestarikan keutuhan susunan pada otak orang tua, demikian hasil studi baru yang disajikan pada Ahad (25/11) dalam pertemuan tahunan Radiological Society of North America.

Meskipun penelitian terdahulu telah memperlihatkan hubungan antara kegiatan kognitif pada usia senja dan ketajaman mental yang lebih baik, studi baru tersebut meneliti apa dampak kegiatan kognitif pada usia senja yang mungkin ada pada wilayah putih otak, yang terdiri atas serat syaraf, atau axon, yang mengirim informasi ke seluruh otak.

Para peneliti menggunakan MRI untuk memeriksa otak 152 orang, yang rata-rata berusia 81 tahun, kata Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Senin. Para peserta tak menderita dementia atau gangguan kognitif ringan, berdasarkan penilaian klinis terperinci.

Para peneliti meminta peserta untuk membuat peringkat satu sampai lima, seberapa sering mereka ikut dalam daftar kegiatan yang melibatkan mental selama satu tahun belakangan.

Di antara kegiatan itu adalah membaca surat kabar dan majalah, menulis surat dan main karti serta permainan yang menggunakan papan.

Para peneliti tersebut mendapati ada hubungan mencolok antara kegiatan mental yang sering dan keutuhan susunan pada beberapa bidang putih di otak.

"Membaca surat kabar, menulis surat, mengunjungi perpustakaan, menghadiri permainan atau ikut bermain, seperti catur atau halma, semuanya, adalah kegiatan sederhana yang dapat memberi sumbangan pada otak yang lebih sehat," kata Konstantinos Arfanakis, Asisten Profesor di Rush University Medical Center di Chicago, di dalam satu pernyataan. (ANTARA/Xinhua-OANA)

Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar