Wall Street berakhir melemah karena data konstruksi mengecewakan pasar

id Wall Street

Ilustrasi - (REUTERS/Brendan McDermid/)

New York (ANTARA) - Saham-saham di bursa Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor mencerna data pengeluaran konstruksi AS yang lebih lemah dari perkiraan pada Desember tahun lalu dan sejumlah saham perawatan kesehatan memperpanjang kerugian mereka.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 206,67 poin atau 0,79 persen, menurut Xinhua, menjadi ditutup di 25.819,65 poin.

Indeks S&P 500 berkurang 10,88 poin atau 0,39 persen, menjadi berakhir di 2.792,81 poin dan indeks Komposit Nasdaq ditutup 17,79 poin atau 0,23 persen lebih rendah menjadi 7.577,57 poin.

Saham Healthcare Services Group jatuh lebih dari 13 persen pada sekitar penutupan pasar, karena perusahaan asuransi kesehatan AS itu mengatakan mereka gagal mengajukan Formulir 10-K untuk 2018 ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) karena masalah praktik perhitungan laba per saham. .

Formulir 10-K mengacu pada ringkasan laporan tahunan komprehensif dari perusahaan publik, yang diharuskan disampaikan kepada SEC, dengan rincian lebih banyak daripada laporan tahunan lainnya.

Saham Bed Bath & Beyond juga turun lebih dari 5,3 persen, setelah bank investasi terkemuka Inggris Barclays menurunkan peringkat jaringan toko peralatan rumah tangga AS itu dari equal weight menjadi underweight.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan dengan catatan suram, dengan sektor perawatan kesehatan turun lebih dari 1,3 persen, memimpin kerugian di antara kelompok.

Tiga indeks utama mulai kehilangan keuntungan pagi mereka setelah belanja konstruksi bulanan terakhir AS berubah secara tak terduga di bawah ekspektasi pasar, memicu kekhawatiran atas melemahnya pertumbuhan ekonomi sejak akhir 2018.

Di sisi ekonomi, belanja konstruksi AS merosot 0,6 persen pada Desember 2018, dengan pertumbuhan tahun-ke-tahun turun menjadi 1,6 persen, tingkat pertumbuhan terlemah dalam setidaknya tiga tahun, Biro Sensus AS mengatakan Senin (4/3/2019).

Penurunan yang tak terduga datang menyusul kenaikan 0,8 persen pada November, karena pengeluaran dalam konstruksi perumahan pribadi turun 1,4 persen pada bulan tersebut.

Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar