Kerangka manusia kembali ditemukan di bekas likuefaksi Petobo

id Jenazah, tim sar, korban liuefaksi, Petobo, palu

Warga melihat kerangka jenazah korban likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu yang berhasil di evakuasi tim SAR gabungan memastikan apakah anggota keluarga mereka atau bukan, Senin (17/6). (ANTARA/Moh Ridwan)

Kami masih menunggu siapa tahu ada warga yang mengenali atau anggota keluarga mereka yang hilang saat bencana
Palu (ANTARA) - Tim Penyelamat dan Penolong (SAR) gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu kembali menemukan empat kerangka manusia di bekas likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Senin petang. 

Lurah Petobo Alfin H Ladjuni, di Palu, Senin membenarkan penemuan tersebut dan proses evakuasi empat kerangka yang baru ditemukan merupakan tindaklanjut dari kegiatan evakuasi sebelumnya. 

"Proses evakuasi dimulai sekitar 14.00 WITA dan selesai sekitar pukul 15.30 WITA menggunakan alat berat," ujar Alfin. 

Dia mengungkapkan, dari empat kerangka tersebut tiga diantaranya diperkirakan perempuan dan satu laki-laki berada dalam kantong jenazah ditandai dari rambut panjang serta pakaian yang dikenakan korban. 

"Dua jenazah masih dalam keadaan utuh, jenis kelami perempuan, " tambah Alfin yang menyebut belum ada warga memgaku keempat kerangka jenazah tersebut anggota keluarga mereka. 

Hampir sembilan bulan pascagempa, tsunami dan likuefaksi yang meluluh lantakan Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan sebagian wilayah Parigi Moutong masih banyak korban belum ditemukan, salah satunya di bekas likuefaksi Kelurahan Petobo. 

Dia mengaku, proses evakuasi kerangka jenazah di bekas likuefaksi Kelurahan Petobo telah dihentikan, mengingat proses penggalian sudah menemukan dasar tanah dan alat berat yang dipakai menggalih reruntuhan bangunan bukan alat disediakan pemerintah.

"Kami sudah hentikan penggalian karena alat berat itu disewa warga yang mencari anggota keluarga mereka yang dievakuasi sebelumnya, " tutur Alfin. 
 
Gabungan Tim Reaksi Cepat dari Pemadam Kebakaran Kota Palu dan BPBD melakukan evakuasi pencarian rangka manusia untuk di keluarkan dari reruntukan dan lokasi liuefaksi Kelurahan Petobo, Minggu (16/6) (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Bhabinkamtibmas Kelurahan Petobo Moh Ridho mengatakan, jika tidak ada warga setempat mengaku keempat kerangka tesebut anggota keluarga mereka, maka selanjutnya pemerintah memakamkan tulang belulang itu di pemakanan massal Kelurahan Poboya.

"Kami masih menunggu siapa tahu ada warga yang mengenali atau anggota keluarga mereka yang hilang saat bencana," ungkap Ridho. 

Hingga Senin petang, kerangka korban likuefaksi Petobo yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan bersama warga setempat berjumlah 10 kerangka.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar