Pemkot Gorontalo studi komparatif tentang nilai adat istiadat di Palu

id Adat, Pemkot palu

Pemkot Gorontalo studi komparatif tentang nilai adat istiadat di Palu

Serekatris Kota Palu (Keempat dari kiri) menyerahkan cindera mata kepada pemerintah Kota Gorontalo usai kunjungan kerja mereka di ruang kerja Wali Kota Palu, Senin (2/12/2019). (ANTARA/HO- Humas Pemkot Palu)

Palu (ANTARA) - Pemetah Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja bertajuk studi komparatif tentang nilai adat istiadat di Kota Palu, Sulawesi Tengah. 

Sekretaris Kota Asri saat menerima kunjungan Pemkot Gorontalo di ruang kerja Wali Kota Palu, Senin mengatakan berangkat dari visi sebagai tema pembangunan di Ibu Kota Sulteng periode 2016-2021 yakni Palu kota jasa, berada, berbudaya dilandasi iman dan taqwa melihat perkembangan dari berbagai aspek. 

"Tema pembangunan ini mengakomodiasi berbagai aspek mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan dan sosial-budaya teramsuk di dalamnnya patiwisata, " ungkap Asri. 

Dia menjelaskan, beberapa tahun lalu Kota Palu sering terjadi perselisihan antar warga, berkaca dari kondisi itu maka Pemkot Palu di bawah pimpinan Wali Kota Hidayat melakukan revitalisasi nilai-nilai adat istiadat di daerah itu, karena dinilai semangat kekeluargaan sudah memudar dan tidak digunakan dalam kehidupan sosial masyarakat. 

"Nilai toleransi, kekeluargaan, dan kegotongroyongan perlu ditumbuhkan kembali karena inilah nilai-nilai inti dalam sendi kehidupan," kata dia menambahkan. 

Dipaparkannya, Palu memiliki masyarakat yang majemuk hampir semua suku dan agama ada di kota itu, maka sangat tepat nilai toleransi kekeluargaan dan gotong royong di junjung tinggi.

"Jika masyarakat menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut sudah pasti daerah ini nyaman dan aman di tenpati semua orang," ucap dia. 

Guna menjaga keselarasan dalam bermasyarakat, maka pemerintah setempat memandang perlu membentuk Lembaga Adat yang ada di 46 kelurahan di kota itu untuk menjalankan hukum adat membatu pemerintah.
Pewarta :
Editor : Muhammad Hajiji
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar