NasDem tegaskan tidak campuri tugas-fungsi Gubernur-Wagub Sulteng

id nasdem,nasdem sulteng,atha mahmud,rusi mastura,ma'mun amir

NasDem  tegaskan tidak campuri tugas-fungsi Gubernur-Wagub Sulteng

Ketua DPW Partai NasDem Sulteng Atha Mahmud (Dok NasDem Sulteng)

Palu (ANTARA) - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan tidak akan mencampuri tugas dan fungsi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng terpilih hasil pilkada 2020 Rusdi Mastura-Ma'mun Amir ketika selesai dilantik sebagai kepala daerah itu.

"Pada momen pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng baru ini, sebagai NasDem sebagai partai pengusung tidak akan mencampuri urusan pemerintahan. Namun akan turut menyukseskan semua agenda pembangunan yang telah dituangkan dalam visi dan misi serta program ,” Ketua DPW Partai NasDem Sulteng Atha Mahmud, di Palu, Kamis.

Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir dijadwalkan akan dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo bersamaan dengan beberapa kepala daerah lainnya di Istana negara Jakarta pada 16 Juni 2021.

Rusdi Mastura merupakan mantan Wali Kota Palu dua periode yang juga politisi Partai NasDem berpasangan dengan Ma'mun Amir adalah mantan Bupati Banggai yang saat ini telah bergabung sebagai politisi Partai NasDem, terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2021-2024 dengan mendapatkan dukungan penuh dari Partai Nasdem yang berkoalisi dengan delapan partai lain pada pertarungan Pilkada 2020.

Meskipun keduanya merupakan anggota Partai NasDem Sulteng, kata Atha Mahmud, partainya tidak akan mencampuri urusan pemerintahan di era kepemimpinan mereka nanti, tetapi sebaliknya, NasDem siap mendukung dan menyukseskan agenda pembangunan daerah "incorporate' yang telah digagas Rusdi Mastura untuk mewujudkan Sulawesi Tengah maju dan sejahtera. 

Atha Mahmud menegaskan segala keputusan dan penyelenggaraan pemerintahan berada di tangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng dan Partai NasDem sebagai pengusung hanya berposisi pendukung atas suksesnya semua agenda pembangunan yang akan dilaksanakan kepala daerah tersebut. 

Atha Mahmud menilai ada dua hal yang paling krusial dalam agenda pemerintahan baru ini, yakni pertama, berkaitan dengan penanganan pascabencana dan kemiskinan, dan kedua, perluasan cabang-cabang ekonomi pendapatan daerah dan peningkatan kapasitas fiskal. 

“Dua hal ini saling berkaitan erat. Inilah yang disebut Sulawesi Tengah Maju dan Sejahtera. Tentu hal ini Partai NasDem akan mendukung sepenuhnya upaya pemerintahan baru ini,” sebutnya.

 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar