Ombak setinggi empat meter hantam pemukiman penduduk Kecamatan Bunta

id Bunta,Banggai,Sulteng,Sulawesi Tengah

Ombak setinggi empat meter hantam pemukiman penduduk Kecamatan Bunta

Camat Bunta Ismed Wardana meninjau permukiman warga yang diterjang ombak setinggi empat meter di pesisir pantai Kecamatan Bunta, Selasa (22/1). (Antaranews Sulteng/Steven Pontoh)

Luwuk (Antaranews Sulteng) - Cuaca ekstrim melanda wilayah pesisir pantai Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Tidak kurang  30 rumah warga terendam air laut yang menerobos tanggul, Selasa.

Camat Bunta, Ismed Wardana S.STp menjelaskan ombak yang menerjang pemukiman warga diperkirakan setinggi empat meter. Makanya air laut melewati tanggul pembatas pantai dan merendam permukiman penduduk di wilayah Kelurahan Bunta Satu, Lingkungan 1 dan 6 atau yang lebih dikenal dengan kompleks muara.

Hingga saat ini, kata Ismed,  tanggul tersebut  menahan air laut yang menerjang sehingga puluhan rumah warga di sepanjang pantai masih terendam air.

"Sampai jam enam ini warga masih tenang dan belum mengungsi. Saya, pak kapolsek dan pak danramil masih terus memantau situasi di lokasi," kata Ismed Wardana.

Pantauan sementara, ombak sudah berangsur surut. Meski begitu air yang ada masih menggenangi rumah warga di pesisir pantai yang terhalang tanggul sepanjang 150 meter. 

Menurut Ismed, wilayah itu sangat membutuhkan tanggul pemecah gelombang sehingga ombak besar tidak langsung menerjang tanggul penahan dan pemukiman warga.

"Sampai saat ini kami masih sebatas menghimbau agar warga tetap waspada cuaca buruk. Malam ini kami tetap akan melakukan pemantauan dan memberikan pengertian ke masyarakat," tutupnya.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar