Wali Kota Palu: PPDB bisa berjalan lancar tanpa pungli

id PPDB,Hidayat,Palu,Kota Palu,Pungli

Ilustrasi - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) (Ist)

Saya berharap pada  PPDB tahun ini  kita taati sistem zonasi yang telah kita buat
Palu (ANTARA) - Wali Kota Palu Hidayat berharap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 berjalan lancar dan jauh dari praktik-praktik kecurangan.

Saat memberikan sambutan dalam acara halalbilhalal yang dilaksanakan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Palu di Masjid Nurul Ilmi kawasan SMP Negeri 3 Palu, Selasa, Hidayat menyatakan tidak ingin peserta didik baru di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah itu mengenyam pendidikan di bangku sekolah melalui praktik-praktik kecurangan yang dilakukan oleh pihak sekolah seperti pungutan liar (pungli).

"Saya berharap pada  PPDB tahun ini  kita taati sistem zonasi yang telah kita buat," katanya

Di depan kepala sekolah dan guru se Kota Palu yang hadir dalam kesempatan itu, ia mengajak untuk bekerja dan melayani para orang tua dan wali calon peserta didik baru yang mengurus proses pendaftaran dengan ikhlas dan tanpa pamrih.

"Semoga berjalan lancar proses penerimaan peserta didik baru. Mudah-mudahan generasi sekarang dapat kita tempa dan ajarkan menjadi generasi yang bukan hanya cerdas secara intelektual tapi juga cerdas secara emosional dan spiritual," ujarnya.

Selain itu ia meminta seluruh jajaran di Dinas Pendidikan Kota Palu dan kepala sekolah agar program penambahan jam pelajaran agama dan baca tulis Quran terus berjalan di daerah ini.

Mengingat dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kota Palu agar program penambahan jam pelajaran agama dan baca tulis Quran cukup besar,  kata dia, sehingga pihaknya tidak ingin program itu tidak berjalan dan malah menghabiskan anggaran yang telah dikucurkan.

"Ada Rp3 miliar dana yang kita anggarkan untuk program penambahan jam pelajaran agama dan baca tulis Quran. Tahun ini bertambah lagi," ucapnya.

Baca juga: Wali Kota: `jangan coba-coba pungut dana PSB`

 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar