Konstruksi tol Manado-Bitung seksi I telah rampung

id Tol Bitung Manado

Konstruksi tol Manado-Bitung seksi I telah rampung

Tol Manado-Bitung (1)

Manado (ANTARA) - Kepala Satuan Kerja Pembangunan Tol Manado-Bitung, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPNJ) XV Manado, Sulawesi Utara, Giri Yudhono mengatakan pengerjaan konstruksi tol seksi I telah rampung.

"Jadi sejak September sudah rampung pembangunannya, sudah 100 persen," ujarnya di Manado, Rabu.

Di seksi satu, sebut dia, dibagi dalam dua segmen yaitu seksi satu A dan satu B, di mana masing-masing seksi sepanjang tujuh kilometer.

"Seksi satu A pembangunannya dibiayai dari APBN, sementara seksi satu B melalui loan China," ujarnya.

Progres selanjutnya, kata dia, BPJN XV sementara menunggu kelengkapan persyaratan apabila akan operasikan.

Sementara pada tahapan berikutnya sebelum penetapan operasional akan ada tim laik fungsi dari kepolisian, dirjen perhubungan, dan Kementerian PUPR untuk memastikan apakah jalan tol yang dibangun telah memenuhi syarat atau belum.

"Kita masih menunggu tahapan-tahapan selanjutnya sebelum dioperasionalkan," ujarnya.

Meskipun telah selesai pada September lalu, kata Giri, pengecekan lapangan seperti pengecekan saluran atau drainase di sisi jalan, aliran air permukaan, talang serta sisi lainnya.

"Kita ingin memastikan bahwa pengerjaannya benar-benar rampung dan siap dioperasionalkan. Kita membersihkan lumpur endapan yang ada di saluran untuk memastikan tidak terjadi banjir saat musim hujan," ujarnya.

Tak hanya itu, rambu-rambu lalu lintas yang telah hilang juga akan dipasang kembali.

"Kami akan berkoordinasi dengan PT Jasamarga Manado-Bitung berkaitan dengan rencana operasional tol ini," ujarnya.

Pengerjaan tol Manado-Bitung dilaksanakan dalam dua seksi, seksi satu dikerjakan oleh pemerintah, sementara seksi dua sepanjang 25 kilometer dikerjakan oleh PT Jasamarga Manado-Bitung.

Pengerjaan di seksi dua A hampir rampung, sementara di seksi IIA belum tersambung secara utuh karena terkendala pembebasan lahan.

 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar