Pecatur Indonesia Tundukkan Australia Via Internet

id catur, internet, peladen

Pertandingan catur (ANTARA)

Waktu login dibatasi hanya dua menit, jika lebih lama dari itu server (peladen) akan menyatakan kalah,"
Jakarta, (ANTARA Sulteng) - Tim pecatur junior Indonesia mengalahkan tim Australia 6,5 - 3,5  dalam pertandingan persahabatan catur via internet, Sabtu.

Dalam pertandingan catur yang menggunakan "server chesscube.com" itu, tim Indonesia yang  berusia 10 hingga 15 tahun itu rata-rata diwakili oleh para pecatur siswa Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), demikian siaran pers PB Percasi, Sabtu.

Tim Indonesia yang melawan para pecatur Autralia yang rata-rata berusia sama dengan pecatur Indonesia itu, sebetulnya mampu membuat skor lebih baik, namun salah satu pemain Indonesia MIW Medina Warda Aulia mengalami gangguan koneksi internet yang putus pada langkah ke-36.

Dengan kondisi seperti itu, Medina dinyataan kalah melawan Bobby Cheng.

"Waktu login dibatasi hanya dua menit, jika lebih lama dari itu server (peladen) akan menyatakan kalah," jelas salah seorang chesscube administrator. Padahal posisi kedua pemain saat itu berimbang

Demikian pula kekalahan Ummi Fisabililah dari Leteisha Simmonds juga karena masalah koneksi internet. Ummi belum sempat jalan satu langkah pun tapi peladen menyatakan sudah menunggu terlalu lama dan memutuskan Ummi kalah waktu.

Pecatur Australia bermain dari empat kota, yaitu Brisbane, Sydney, Melbourne dan  Canberra, para pecatur Indonesia berkumpul di Sekolah Catur Utut Adianto Bekasi. (ANT)


Editor : Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar