Pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng bertambah menjadi 4.434 orang

id Sulteng,Palu,Sandi,Corona

Pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng bertambah  menjadi 4.434 orang

Ilustrasi - Petugas menunjukkan contoh kartu tanda penerima vaksin COVID-19 Sinovac saat pelaksanaan simulasi di Puskesmas Kawatuna di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (13/1/2021). ANTARA/Mohamad Hamzah/aww.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh Haris Kariming mengemukakan jumlah pasien COVID-19 di daerah itu yang sembuh bertambah menjadi 4.434 orang.

"Hari ini 105 pasien COVID-19 dinyatakan sembuh, sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 di Sulteng yang sembuh menjadi 4.434 orang," katanya di Kota Palu, Selasa malam.

Ia menerangkan 49 orang tersebut berada di sejumlah kabupaten dan kota, antara lain 51 orang di Kabupaten Poso, 25 orang di Sigi, 12 orang di Banggai, 10 orang di Donggala, lima orang di Morowali dan dua orang di Kota Palu.



Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 agar tidak kembali terpapar.

"Sementara itu 156 orang terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini yaitu antara lain 18 orang di Palu, 84 orang di Banggai, 15 orang di Tolitoli, 11 orang di Poso, lima orang di Sigi, empat orang di Donggala dan satu orang di Buol,"ujarnya.

Kemudian tiga orang masing-masing dua orang di Banggai dan satu orang di Morowali Utara (Morut) dinyatakan meninggal dunia hari ini. Secara kumulatif total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 171 orang.

"Sebanyak 2.273 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," katanya.
 

Haris mengimbau masyarakat agar mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19 dan yang paling utama menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.

Pencegahan, katanya, yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng.
 

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar