Bupati Bangkep ajak umat Islam pelajari kandungan Al Quran

id al quran,mtq banggai kepulauan,pemkab bangkep,bangkep sulteng,bupati bangkep

Bupati Bangkep ajak umat Islam pelajari kandungan Al Quran

Ilustrasi - Anak sedang membaca Al-Quran (ANTARA)

Banggai Kepulauan, Sulteng (ANTARA) - Bupati Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah (Sulteng), Ihsan Basir mengajak umat Islam di daerah itu untuk mempelajari kandungan Al Quran dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap ajaran Islam yang rahmatan lilalamin dan keimanan.

"Melalui pelaksanaan MTQ ini diharapkan dapat menjadi syiar untuk memotivasi dan mendekatkan umat kepada Al Quran," kata Bupati Ihsan Basir, di Bangkep, Ahad.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Kepulauan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-20 Tahun 2023 tingkat kabupaten di Desa Lolantang, Kecamatan Bulagi Selatan.

Bupati Ihsan Basir mengemukakan Al Quran adalah petunjuk dan pedoman hidup bagi umat Islam yang harus dipelajari untuk menjadi landasan berpikir dalam keseharian umat manusia.

Menurut Bupati, jika ayat-ayat Al Quran dipahami dengan baik dan benar, maka kehidupan akan harmonis karena menuntun manusia pada rahmat alam semesta.



"Hal itu dapat dilakukan jika Al Quran dipahami dengan benar. Al Quran tidak cukup dibaca tapi juga dipahami dan diamalkan," katanya.

Dalam memahami Al Quran, kata dia, sebaiknya tidak hanya secara harfiah saja tetapi mengerti konteks ayat dan sosial sebab turunnya Al Quran. Dengan metodologi itu Quran bisa dipahami secara dinamis dengan kontekstual dan sumber yang benar.

Oleh karena itu, kata Ihsan Basir, MTQ tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi lebih dari itu untuk mendekatkan masyarakat dengan Al Quran.

"Sehingga MTQ menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, agar secara nyata terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan, terutama dari segi keagamaan, pencerahan rohani, dan cahaya kedamaian, serta mewarnai akhlakul karimah masyarakat Banggai Kepulauan,” kata Bupati Ihsan Basir.

Ia menambahkan pelaksanaan MTQ itu juga menjadi sarana pembelajaran dan evaluasi bagi kemajuan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan.