BNNP Sulteng Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

id BNN, Narkoba

Mantan Kepala BNNP Sulteng, Djoko Marjatno (kanan) bersama dengan Kepala Perum LKBN ANTARA Sulawesi Tengah Rolex Malaha.(Foto Antara/Sukardi)

"Saya minta kepada para tokoh-tokoh di masing-masing wilayah kecamatan, desa dan kelurahan agar selalu mengawasi peredaran narkoba di wilayahnya,"
Palu (antarasulteng.com) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah mengajak seluruh komponen masyarakat agar menjauhi dan memerangi peredaran narkoba di daerah itu.

"Saya minta kepada para tokoh-tokoh di masing-masing wilayah kecamatan, desa dan kelurahan agar selalu mengawasi peredaran narkoba di wilayahnya," kata Kepala BNNP Sulteng di Palu, Brigjen Polisi Tagam Sinaga, Rabu.

Ia menekankan, jika di salah satu wilayah terindikasi marak peredaran narkoba, maka ia meminta kepada para tokoh-tokoh maupun aparat pemerintah desa/kelurahan segera melaporkan hal tersebut kepada BNN setempat.

Bahkan, beberapa waktu lalu katanya, BNN bersama aparat kepolisian setempat melakukan penggerebekan bandar, pengedar maupun pengguna di salah satu wilayah di Kota Palu.

"Jangan takut, kalau ada tanda-tanda laporkan ke kami," katanya.

Menurut Tagam, memberantas barang haram itu tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi teknis semata, melainkan hal ini perlu keterlibatan semua pihak baik pemerintah, Polri, TNI, penegak hukum hingga lapisan masyarakat.

"Ini perlu sinergitas antara semua pihak. Olehnya semua komponen harus terlibat di dalamnya," pintanya.

Ia mengaku, meski BNN maupun aparat keamanan berkali-kali telah menggagalkan penyelundupan narkoba ke wilayah Sulteng, namun masih ada juga sebagian lolos masuk. Hal ini menurutnya, bukan karena ketidakmampuan pemerintah menekan, namun keterbatasan personel menjadi salah satu pemicunya.

"Garis pantai kita ini luas, sampai hari ini kita belum mampu menempatkan personil sepanjang garis pantai Sulteng. Sehingga kelengahan ini yang dimanfaatkan para bandar. Lagi-lagi saya katakan ini harus melibatkan semua pihak," katanya.

BNNP Sulteng kata Tagam, tidak hanya fokus kepada masyarakat, melainkan ia juga terhadap internalnya sendiri dengan meningkatkan pengawasan.

Dia mengatakan jika ada petugas BNN terlibat dan menggunakan narkoba tegasnya, ia akan turun langsung mangambil tindakan tegas.

"Kalau ada anggota saya terlibat saya tidak segan-segan tembak kakinya. Kenapa Negara harus tuntut mereka. Narkoba adalah musuh Negara, sehingga siapa yang melanggar hukum harus ditindaki," tergasnya.***

Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar