BPBD : Sungai Ngia Meluap Akibat Sedimen

id bpbd

Ilustrasi--BPBD (antaranews)

Kalau hujan turun pasti sungai itu meluap dan sudah pasti merendam pemukiman warga di sekitarnya
Palu,  (antarasulteng.com) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Sulawesi Tengah, Presly Tampubolon mengatakan Sungai Ngia di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan saat meluap selalu membawa sedimen dan lumpur sehingga merendam sejumlah pemukiman di sekitar sungai tersebut.

"Kalau hujan turun pasti sungai itu meluap dan sudah pasti merendam pemukiman warga di sekitarnya," kata Presly di Palu, Selasa, menanggapi peristiwa banjir yang sering terjadi di wilayah itu.

Presly memaparkan, material dan sedimen bercampur lumpur yang terbawa air membuat dasar sungai semakin dangkal, meski telah dilakukan pengerukan.

Mengantisipasi hal itu, kata Presly, Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III telah membuat tujuh check dam di bagian hulu untuk meminimalisir sedimen mengalir ke bagian hilir.

"Sungai Ngia perlu penanganan khusus agar material pasir bercampur lumpur dapat diminimalisir, aliran Sungai Ngia cukup deras jika meluap," jelasnya.

Ia menambahkan, selain Sungai Ngia, sungai Sombelewara di Kecamatan Tatanga juga perlu mendapat penanganan khusus, sebab jika ditinjau dari sisi elevasi tingkat kemiringan permukaan sungai sangat curam sampai dengan pertemuan dengan Sungai Palu.

BPBD Kota Palu, telah mengusulkan penanganan khusus kepada pihak BWSS III dengan dua metode yakni melakukan pengendalian sedimen di bagian hulu, kemudian pembangunan gronsil dan check dam.

"Pengendalian sedimen di bagian hulu terutama aliran sungai kiriman dari Balane Kabupaten Sigi hingga pertemuan Sungai Sombelewara dengan Sungai Palu," tuturnya. (skd)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar