Warga Kota Palu serbu lokasi pasar murah

id pasar murah,nyepi

Warga Kota Palu serbu lokasi pasar murah

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah, Miyono (kiri) membeli ikan bandeng yang dijual pada salah satu stan pasar murah yang digelar di Palu, Minggu (25/3). (Antaranews Sulteng/Muh. Hamzah)

Palu (Antaranews Sulteng) - Warga Kota Palu yang kebanyakan ibu rumah tangga, tampak menyerbu lokasi pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemprov Sulawesi Tengah dalam dua hari terakhir ini.

Pantauan di lokasi pasar murah, Senin, berbagai jenis kebutuhan yang diserbu warga antara lain gula pasir, telur ayam, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan beras.

Bulog Sulteng menyediakan stok gula pasir dan beras dalam jumlah memadai untuk memenuhi permintaan masyarakat selama pasar murah berlangsung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng, Arief Latjuba mengatakan kegiatan itu rutin dilaksanakan dalam setiap menghadapi hari-hari besar dan keagamaan.

Pasar murah yang dilaksanakan kali ini, kata dia, dalam rangkaian hari raya Nyepi.

Kegiatan yang sama juga akan digelar pemprov Sulteng menyambut hari ulang tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah yang diperingati setiap bulan April.

"Jadi menjelang HUT Provinsi Sulteng akan ada lagi pasar murah," kata Arief.

Baca juga: Pemprov Sulteng Gelar Pasar Murah Sambut Nyepi

Kegiatan tersebut selalu mendapat perhatian besar masyarakat karena stok dan harga barang/bahan kebutuhan pokok yang dijual cukup memadai dan hargapun relatif murah.

Harga yang dipatok para distributor jauh dibawah harga dipasaran.

Ia mencontohkan untuk gula pasir di pasar dijual pedagang Rp13.000/kg, sementara di pasar murah hanya dijual Rp11.000/kg.

Selisihnya cukup besar dan ini akan sangat membantu masyarakat.

Dia juga mengaku di pasar tradisional di Palu, ada beberapa kebutuhan seperti bawang merah, bawang putih dan cabai rata-rata bergerak naik.

Kenaikan dipicu stok berkurang karena pasokan dari sentra produksi menurun akibat dampak dari kondisi cuaca yang ekstrem di beberapa daerah di dalam maupun luar.

Harga bawang merah di pasaran mencapai Rp35.000/kg dan bawang putih Rp40.000/kg. Harga sebelum naik hanya berkisar Rp20.000 s/d Rp25.000 baik bawang merah maupun bawang putih.
 
Masyarakat berbelanja di pasar murah dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru 2018 di Kecamatan Palu Timur. (Foto Antara/Anas Massa)
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar