TNI bongkar penimbunan 299 tabung epiji subsidi

id TNI,elpiji,Luwuk,Toili

Anggota TNI dari Koramil Batui Pos Toili bersama kepolisian sektor Toili mengamankan pelaku Penimbunan 299 tabung gas elpiji 3 kilogram di Desa Tirta Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Selasa (12/6). (Dok. Koramil Batui)

Kepada seluruh personil Babinsa, saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan terhadap pengecer tabung elpiji bersubsidi di wilayah binaan masing-masing
Luwuk, (Antaranews Sulteng) - Anggota TNI Koramil Batui Pos Toili, berhasil membongkar penimbunan 299 tabung gas elpiji bersubsidi 3 kilogram oleh seorang pengusaha roti di Desa Tirta Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Selasa.

Danramil 1308-03/Batui, Kapten Infanteri Herman mengatakan penimbunan tersebut dilakuan seorang warga bernama Poniman (45). Pelaku dan barang bukti yang didapatkan kata Herman, telah diamankan polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Herman menjelaskan pengungkapan itu berawal dari laporan warga yang kemudian ditindaklanjuti oleh anggota Koramil Batui Pos Toili Serda Nekat.

Dari hasil penelusuran, Serda Nekat menemukan ratusan tabung gas 3 kilogram. Mendapatkan laporan dari Serda Nekat, Pelda Hartono selaku Danpos Toili langsung menuju lokasi serta melakukaan koordinasi dengan anggota Kepolisian Sektor Toili.

"Kepada seluruh personil Babinsa, saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan terhadap pengecer tabung elpiji bersubsidi di wilayah binaan masing-masing, sehubungan kelangkaan gas tersebut," tegas Kapten Herman.

Sementara itu, Danpos Toili Koramil Batui, Pelda Hartono mengatakan akibat penimbunan itu, harga gas 3 kilogram di dataran Toili mencapai dua kali lipat dari harga eceran terendah.

"Dari keluhan masyarakat harga gas 3 kilogram saat ini mencapai Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per tabungnya. Dimana HET bekisar Rp18 ribu sampai Rp21 ribu," kata Hartono.

Hasil pemeriksaan awal, pelaku penimbunan gas 3 kilogram mengaku bahwa tabung elpiji tersebut diperoleh dari beberapa pangkalan yang ada di tiga kecamatan yakni,Kecamatan Toili, Kecamatan Moilong dan Kecamatan Batui.

Dimana 130 tabung direncanakan akan di jual ke salah satu hotel di Desa Singkoyo, Kecamatan Toili.

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banggai, Hasrin Karim menyatakan terkait pengendalian elpiji 3 kilogram, dari sisi kuota dan pemanfaatannya sudah cukup.

Namun yang terjadi masih banyak elpiji di daerah itu, yang dibawa ke Kabupaten Morowali Utara, Banggai Kepualauan dan Banggai Laut.
Pewarta :
Editor: Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar