BNNP Sulteng dorong pemerintah bangun sistem lingkungan anti-narkoba

id bnn

Kepala BNN Sulawesi Tengah Komisaris Besar Djoko Marjatno (ist)

Agar dapat membangun sistem lingkungan yang berwawasan anti narkoba seperti membuat aturan tentang sosialisasi narkoba, aturan penggunaan media (stiker, pamflet dll) dalam pencegahan narkoba
Palu,  (Antaranews Sulteng) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah mendorong pemerintah dan swasta di daerah tersebut untuk membangun sistem lingkungan berwawasan anti-narkoba.

Kepala BNNP Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Andjar Dewanto dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan BNNP Sulteng di Palu, Jumat menyebutkan, sistem lingkungan yang anti-narkoba dilakukan lewat advokasi pada pemangku kebijakan di instansi pemerintah dan swasta.

"Agar dapat membangun sistem lingkungan yang berwawasan anti narkoba seperti membuat aturan tentang sosialisasi narkoba, aturan penggunaan media (stiker, pamflet dll) dalam pencegahan narkoba," ucap Brigadir Jenderal Polisi Andjar Dewanto.

Data BNNP Sulteng menyebutkan terdapat 30 Instansi telah mendapatkan advokasi dari BNNP Sulawesi Tengah, sehingga diharapkan mereka dapat melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan narkoba secara mandiri.

BNNP Sulteng, sebut dia, pada tahun 2018 salah satu langkah pencegahan yang dilakukan yakni melalui diseminasi informasi kepada seluruh lapisan masyarakat di Sulteng.

Data BNNP Sulteng menyebutkan jumlah individu yang telah mendapatkan diseminasi melalui tatap muka berjumlah 28.477 orang, sedangkan yang telah mendapatkan diseminasi informasi melalui penyiaran media elektronik adalah 1.200.000 orang.

Diseminasi informasi juga dilakukan melalui media online yaitu facebook dan instagram BNNP Sulteng, yang telah mendapatkan informasi adalah sebanyak 28.904 orang.

"Hingga tanggal 26 Desember 2018, BNNP Sulteng berada di peringkat ke 4 nasional dari 34 provinsi sebagai unit kerja yang aktif melaksanakan pencegahan narkoba," ujar dia.

Ia menambahkan BNNP Sulteng terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta aktif mencegah penyalahgunaan narkoba melalui pelatihan pengembangan kapasitas agar mampu menjadi penggiat-penggiat yang aktif dilingkungannya dalam mencegah peredaran gelap narkoba.
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar