BUMN mengaku telah gelontorkan Rp67 miliar bantu pulihkan Sulteng pascabencana

id Kementerian BUMN,BHUN,Pasigala,BUMN bantu pulihkan Sulteng,pulihkan Sulteng pascabencana

Deputi Infastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal (tengah) didampingi Ketua Umum IPP BUMN Hadir Untuk Negeri, dan Wakil Wali Kota Palu berjalan menuju tempat kegiatan peresmian kembali Masjid Nurul Huda yang di bangun oleh IIP BUMN, di Kelurahan Pengawu, Kota Palu, Kamis. (ANTARA/Muhammad Hajiji/Ade Kurniawan)

Sampai Februari Rp67 miliar yang merupakan bantuan sosial
Palu (ANTARA) - Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengaku telah menggelontorkan anggaran senilai Rp67 miliar lewat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibawah naungan kementerian tersebut untuk membantu pmemulihkan kondisi masyarakat di daerah terdampak bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di Sulawesi Tengah.

"Sampai Februari Rp67 miliar yang merupakan bantuan sosial," ucap Deputi Infastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal, dalam sambutan pada peresmian kembali Masjid Nurul Huda yang dibangun oleh IIP BUMN, di Kelurahan Pengawu, Kota Palu, Kamis.

Hambra mengemukakan, selain anggaran tersebut, Kementerian BUMN lewat beberapa BUMN langsung melakukan langkah pemulihan yang fokus pada tiga sektor.

Sektor pertama yaitu listrik yang dilakukan beberapa hari pascabencana. Kemudian sektor komunikasi dan transportasi.

Ia menyebut, pascabencana gempa, tsunami dan likuefaksi yang menimpa Kota Palu, Donggala dan Sigi serta sebagian Parigi Moutong, Kementerian BUMN langsung mengarahkan BUMN untuk bantu memulihkan daerah terdampak itu.

"Kementerian BUMN telah mencanangkan BUMN Hadir Untuk Negeri. Hal ini termasuk didalamnya kegiatan tanggap darurat bencana. Karena itu, BUMN berupaya hari pertama atau kedua Insya Allah BUMN sudah ada di daerah terdampak bencana," kata dia.

Baca juga: Istri-istri pimpinan BUMN harap Masjid Nurul Huda tempat pendidikan umat


Bahkan, sebut dia, Kementerian BUMN membentuk Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, yang nantinya menjadi koordinator dalam kegiatan tanggap bencana.

Hal itu, tidak hanya menjalankan amanat negara, melainkan menjalankan amanat masyarakat Indonesia. Karena BUMN tidak terlepas dari masyarakat.

"Termasuk masyarakat di Pasigala. Apa yg kami lakukan untuk kemaslahatan bangsa, itulah maksud dari BUMN Hadir Untuk Negeri," ujar Hambra.

Karena itu ia berharap masyarakat turut serta mendukung dan membantu BUMN agar semakin maju.

Karena majunya BUMN tentu akan memberikan kontribusi yang besar terhadap bangsa dan masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian BUMN saat bencana gempa, tsunami dan likuefaksi terdapat delapan karyawan BUMN meninggal dunia dan 39 luka-luka.
Deputi Infastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal (tengah) didampingi Ketua Umum IPP BUMN Hadir Untuk Negeri, dan Wakil Wali Kota Palu meresmikan kembali atas pembangunan Masjid Nurul Huda yang di bangun oleh IIP BUMN, di Kelurahan Pengawu, Kota Palu, Kamis. (ANTARA/Muhammad Hajiji/Ade Kurniawan)
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar