Sigi tingkatkan ekonomi petani melalui koperasi tani

id BUPATI SIGI,PEMKAB SIGI,PETANI SIGI,PERTANIAN SIGI

Sigi tingkatkan ekonomi petani melalui koperasi tani

Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Dengan pembentukan ini, maka pemerintah akan menjadi media penghubung pasar antara petani dan pasar lewat koperasi
Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai membentuk koperasi petani untuk meningkatkan ekonomi petani pascabencana gempa, dan likuefaksi menghantam daerah itu.

Bupati Sigi, Mohammad Irwan Lapatta di Sigi, Rabu mengatakan koperasi berbasis pertanian akan menjadi penyangga utama kegiatan petani untuk mengolah pertanian, sekaligus menjadi penghubung antara petani dan pembeli.

"Iya, pemerintah juga terlibat di dalamnya. Keterlibatan pemerintah yakni pemerintah bersama koperasi berupaya menyediakan pasar, serta menyediakan apa yang dibutuhkan petani terkait sarana penunjang pertanian," ucap Irwan Lapatta.

Tidak hanya itu, sebut Irwan, Pemkab Sigi bersama koperasi berbasis pertanian juga akan melakukan intervensi langsung dalam hal peningkatan sumber daya manusia dalam kegiatan bercocok tanam.

Baca juga: Kerugian sektor pertanian Sigi pascabencana capai Rp300 miliar

Koperasi Petani oleh Pemkab Sigi, akan dibentuk di semua kecamatan di Kabupaten Sigi, agar memudahkan petani mendapat langsung dukungan pembiayaan dalam kegiatan bercocok tanam.

Pemkab Sigi berencana mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar hingga Rp2 miliar untuk mendanai koperasi pertanian di setiap kecamatan.

Saat ini, kata Irwan Lapatta, tiga kecamatan meliputi Kecamatan Kulawi Selatan, Palolo dan Dolo Selatan telah terbentuk koperasi pertanian, namun belum berjalan maksimal.

Ia menegaskan, lewat koperasi pertanian semua petani di semua desa di masing-masing kecamatan harus menjadi anggota koperasi. Kemudian, anggota koperasi itulah yang berhak menentuka atau menunjuk ketua koperasi atau pengurus.

"Dengan pembentukan ini, maka pemerintah akan menjadi media penghubung pasar antara petani dan pasar lewat koperasi," sebutnya.

Ia menambahkan, koperasi berbasis pertanian merupakan langkah yang diambil pemerintah sebagai solusi mengeluarkan petani dari masalah pembiayaan yang di hadapi, sekaligus sebagai bentuk upaya pembangunan kekuatan ekonomi kerakyatan.

"Ini salah satu upaya kita mewujudkan kekuatan ekonomi kerakyatan di Sigi. Sigi merupakan daerah penyangga atau penyuplai utama kebutuha pangan dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan," sebutnya.****
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar